DPRD Barito Utara

Fraksi Karya Indonesia Raya Minta Penjelasan Soal Dana Transfer dan Defisit APBD 2026

Bagikan
Bagikan

MUARA TEWEH, kaltenghits.com – Fraksi Karya Indonesia Raya (KIR) DPRD Kabupaten Barito Utara menyampaikan pemandangan umum mereka terhadap Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penyampaian tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi KIR, Hj Sri Neni Trianawati, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD setempat.

Dalam penyampaiannya, Sri Neni mengatakan bahwa setelah mencermati Pidato Pengantar Bupati Barito Utara mengenai Raperda APBD 2026, fraksi mereka mencatat sejumlah hal penting yang perlu dijelaskan lebih rinci oleh pemerintah daerah.

Fraksi KIR meminta kejelasan terkait penerapan prinsip-prinsip penganggaran yang partisipatif, transparan, akuntabel, disiplin, berkeadilan, efektif, dan efisien dalam penyusunan kebijakan anggaran tahun 2026.

“Prinsip-prinsip tersebut harus tercermin dalam seluruh proses penganggaran, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Karena itu, kami meminta penjelasan konkret mengenai bagaimana prinsip tersebut diterapkan dalam penyusunan APBD 2026,” ujar Sri Neni.

Selain itu, Fraksi KIR juga menyoroti alokasi Dana Transfer Pemerintah Pusat tahun 2026 yang mencapai Rp2.974.368.217.049, termasuk pemanfaatan Dana Treasury Deposit Facility (TDF) tahun 2025 yang dimasukkan dalam struktur pembiayaan daerah. Mereka menilai penjelasan detail mengenai perubahan dan penggunaan dana tersebut diperlukan agar DPRD dapat memastikan bahwa anggaran dialokasikan sesuai regulasi dan kebutuhan masyarakat.

Terkait struktur anggaran, selisih antara pendapatan dan belanja daerah pada 2026 menunjukkan defisit sebesar Rp117.702.692.571 atau 3,75 persen. Fraksi KIR meminta penjelasan terkait faktor penyebab defisit tersebut serta strategi pemerintah dalam menutupinya.

“Defisit anggaran harus dikelola secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko fiskal pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu kami meminta penjelasan lengkap mengenai pos-pos belanja yang memicu defisit dan langkah pemerintah dalam mengatasinya,” jelas Sri Neni.

Di akhir penyampaiannya, Hj Sri Neni Trianawati menegaskan bahwa Fraksi Karya Indonesia Raya siap mengikuti seluruh tahapan pembahasan RAPBD sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(red)

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Jiham Nur Apresiasi Stabilitas Harga LPG Tiga Kilogram

Muara Teweh, Kaltenghits.com - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Jiham Nur, mengapresiasi...

Fraksi PKB Terima Raperda APBD Perubahan 2026 Catatan Rekomendasi

Muara Teweh, Kaltenghits.com -  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Barito...

H. Alhadi Apresiasi Penguatan Koordinasi Kesbangpol Barito Utara

Muara Teweh, Kaltenghits.com - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Alhadi, mengapresiasi...

DPRD Barito Utara Minta Penambahan Alat Pemadam Kebakaran Lahan

Muara Teweh, Kaltenghits.com - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, menyoroti minimnya...