MUARA TEWEH, Kaltenghits.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mendatangi kantor PDAM Muara Teweh untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih, Selasa (5/5/2026).
Keluhan tersebut berasal dari warga Desa Lemo I dan Desa Lemo II yang selama ini mengalami gangguan pasokan air bersih dari PDAM.
Menurut Patih Herman AB, salah satu kendala utama yang dikeluhkan warga adalah terganggunya distribusi air saat terjadi pemadaman listrik. Kondisi tersebut menyebabkan suplai air otomatis berhenti dan tidak mengalir ke rumah-rumah warga.
“Kalau listrik padam, air juga tidak mengalir. Ini yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, distribusi air ke wilayah Desa Lemo I disebut tidak berjalan optimal. Bahkan dalam kondisi tertentu, air sama sekali tidak sampai ke rumah warga sehingga masyarakat harus menggunakan mesin penyedot air secara bergantian.
“Warga sampai menggunakan mesin penyedot (hitachi) untuk mendapatkan air, itu pun harus bergantian,” tambahnya.
Keluhan warga semakin terasa ketika pemadaman listrik terjadi pada malam hari yang membuat kebutuhan air bersih masyarakat terganggu.
Dalam pertemuan tersebut, Patih Herman AB juga mempertanyakan langkah solusi yang dapat dilakukan pihak PDAM, termasuk kemungkinan penambahan tempat penampungan air maupun peningkatan kapasitas mesin distribusi.
Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Muara Teweh Rosmanjaya Anor menjelaskan salah satu kendala teknis berada pada keterbatasan jaringan kabel listrik yang digunakan saat ini. Menurutnya, PDAM membutuhkan kabel berkapasitas lebih besar sepanjang sekitar 200 meter agar distribusi air dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, PDAM Muara Teweh juga telah menyusun proposal rencana anggaran biaya (RAB) untuk perbaikan jaringan di Desa Lemo I dan Desa Lemo II, termasuk rencana penggantian pipa berukuran lebih besar serta penambahan mesin pendukung.
Tidak hanya itu, Patih Herman AB turut menyampaikan keluhan warga di sekitar SPBU Perusda di Jalan Pendreh terkait distribusi air bersih. Menurut pihak PDAM, di kawasan tersebut sebenarnya telah dipasang pipa berukuran besar dan pada hari yang sama tim dari balai terkait turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.
DPRD Barito Utara berharap permasalahan distribusi air bersih ini dapat segera ditangani sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (red)
Leave a comment