MUARA TEWEH, kaltenghits.com – DPRD Kabupaten Barito Utara meminta percepatan penyelesaian gangguan listrik yang terjadi di Desa Lemo dan Desa Pendreh, karena dianggap mengganggu hak masyarakat atas layanan energi yang layak.
Isu tersebut menjadi pembahasan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, S.Kom, bersama perwakilan PLN Muara Teweh, H.M. Haris, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Barito Utara, Eveready Noor, S.E.
Taufik menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terus berulang telah berdampak luas pada warga, baik pada aktivitas pelayanan publik, perekonomian, maupun kegiatan sosial masyarakat. “PLN harus segera menyampaikan langkah konkrit dan jadwal perbaikan yang pasti. Listrik merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.
Menurutnya, DPRD tidak ingin persoalan ini berlarut-larut dan berkomitmen mengawal penyelesaiannya hingga warga merasakan perbaikan yang nyata.
Sementara itu, perwakilan PLN Muara Teweh, H.M. Haris, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah titik jaringan yang perlu penataan ulang dan penggantian komponen. “Perbaikan akan dilakukan bertahap supaya kondisi jaringan kembali stabil,” katanya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya percepatan perbaikan kelistrikan. Ia menilai pasokan listrik yang handal merupakan infrastruktur esensial bagi pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
RDP tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya percepatan penanganan jaringan bermasalah, evaluasi jalur rawan gangguan, serta kewajiban PLN memberikan laporan berkala kepada DPRD hingga pasokan listrik di kedua desa benar-benar pulih.(red)
Tinggalkan Komentarmu