Hukum dan Peristiwa

Pelajar SMPN 4 Sampit Dikeroyok Dalam Kelas Hingga Dilarikan ke RS

Share
ilustrasi pelajar SMPN 4 Sampit dikeroyok di dalam kelas
ilustrasi pengeroyokan
Share

SAMPIT, kaltenghits.com – Kasus seorang pelajar SMPN 4 Sampit dikeroyok di dalam kelas, menjadi perhatian kepolisian. Pasalnya, akibat pengeroyokan yang dilakukan beberapa orang itu, menyebabkan korban pingsan dan sempat dilarikan ke rumah sakit setempat.

Namun pascakejadian itu, semua pihak sepakat mendahulukan langkah mediasi.

“Kejadiannya di lingkungan sekolah dan mereka ini baik korban maupun terduga pelaku masih kecil-kecil (di bawah umur). Makanya kita serahkan ke pihak sekolah dulu untuk penanganannya hingga maksimal,” kata Kapolres Kabupaten Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Jumat (17/12/2021) dilansir Antara Kalteng.

Pengeroyokan terhadap seorang pelajar Kelas VII SMP Negeri 4 Sampit itu terjadi Kamis (16/12), saat jam pelajaran. Korban diduga dikeroyok oleh terduga empat pelaku yang merupakan kakak kelas korban.

Akibat pengeroyokan yang terjadi di ruang kelas korban, menyebabkan korban pingsan. Setelah dilarikan ke puskesmas, kemudian dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit, korban kini sudah diperbolehkan pulang.

Menurut Kapolres Kotim, karena korban dan terduga pelaku merupakan anak di bawah umur, maka untuk penyelesaian kasus itu pihaknya mendahulukan upaya mediasi. Selain itu, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah sehingga pihaknya memberi kesempatan kepada pihak sekolah untuk memediasi.

Polres Kotawaringin Timur melalui Polsek Ketapang akan mengawal proses mediasi masalah tersebut. Jika tidak ada titik temu dan terpaksa melalui jalur hukum maka kasus itu akan ditangani sesuai aturan.

Jakin juga mengimbau seluruh sekolah dan masyarakat untuk mencegah sedini mungkin kasus perundungan atau bullying. Pengawasan harus ditingkatkan dan perlu edukasi agar anak berani menceritakan yang dialaminya.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak sampai terulang. Pencegahan bisa dimulai dari orangtua masing-masing untuk membina anaknya. Pengawasan oleh guru di sekolah juga perlu ditingkatkan,” demikian Jakin.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kadishut Kalteng Kecelakaan di Cempaga, Alami Luka di Kepala

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalimantan Tengah, Agustan Saining,...

Jambret Beraksi di Palangka Raya, Gelang Emas IRT Raib Digondol Pelaku

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) terjadi...

Polisi Ungkap Kasus Perampokan Alfamart di Palangka Raya, Pelaku Ditangkap

PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Tim gabungan Satreskrim Polresta Palangka Raya bersama Ditreskrimum...

Aksi Aliansi Ormas dan Masyarakat Adat di Kapuas Berakhir Kericuhan

KUALA KAPUAS, Kaltenghits.com  – Aksi unjuk rasa warga yang berlangsung di jalan...