Hukum dan Peristiwa

31 Rumah dan 1 Masjid Terdampak Ledakan Bahan Petasan di Blitar

Bagikan
Bagikan

Jakarta, KaltengHits.com —  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan saat ini tercatat ada 32 bangunan rusak terdampak ledakan bahan baku petasan Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

32 bangunan itu terdiri dari 31 rumah warga dan satu masjid. Selain itu ada juga satu rumah yang sudah rata dengan tanah. Jumlah ini bertambah dari data sebelumnya yang menyebutkan ada 26 rumah yang terdampak.

“Per hari ini terkonfirmasi rumah rusak berat ada 2 unit, kemudian rusak sedang ada 11 unit, rusak ringan 18 unit serta satu masjid rusak ringan. Tapi ini saya minta terus update datanya,” kata Khofifah usai meninjau lokasi terdampak, Rabu (22/2/2023).

Khofifah mengatakan rumah warga dan masjid yang rusak itu akan segera direhabilitasi dan direkonstruksi oleh Pemkab Blitar dan Pemprov Jatim secara bersama-sama.

Hal itu menyusul diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Blitar, Selasa (21/2/2023), terkait tanggap darurat bencana sosial. Sehingga, kata dia, Pemprov bisa memberikan support dari proses rekonstruksi rumah terdampak.

SK Bupati itu, kata dia, menjadi payung hukum bagi rencana intervensi Pemprov Jatim dan Pemkab Blitar terhadap rumah-rumah yang terdampak.

“SK Tanggap Darurat Bencana Sosial diperlukan, karena kami perlu payung hukum. Kami akan sharing antara Provinsi dan Kabupaten Blitar. Payung hukum ini sebagai proses legalitas intervensi bagi korban terdampak,” ucapnya.

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini sendiri akan bisa dilaksanakan 14 hari setelah masa tanggap darurat, sesuai SK yang diterbitkan Bupati dan masa identifikasi selesai.

“Setelah proses identifikasi selesai maka proses rekonstruksi bisa dimulai. SK sudah selesai hari selasa, begitupun identifikasi, setelah 14 hari tahap rekonstruksi bisa dimulai,” ucapnya.

Ledakan hebat terjadi di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pukul 22.30 WIB, Minggu (19/2) malam.

Empat orang dinyatakan meninggal. Mereka yakni Darman (65), Arifin (30), Deni Widodo (26) dan Betrisa Neswa Roszi (16). Sedangkan sekitar 23 orang lainnya mengalami luka-luka. (red)

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Gagal Menyalip, Truk Terguling dan Tewaskan Ibu Beserta Anak di Kotim

SAMPIT, Kaltenghits.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi...

Tragis! Seorang Anak Tega Menghabisi Ayah Kandung Dengan Sebilah Parang

KUALA KAPUAS, Kaltenghits.com – Fajar belum lama menyingsing di Desa Pujon Seberang,...

Kapolda Kalteng: Operasi di Tumbang Kalemei Sudah Sesuai SOP, Tiga Pelaku Diamankan

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menegaskan...

Korban Terakhir Insiden Penggerebekan Terduga Bandar Sabu di Katingan Ditemukan

KASONGAN, Kaltenghits.com – Berselang satu hari usai penemuan mayat Bripda  Noprandi Ramadhana,...