DPRD Kalteng

Ferry Khaidir Soroti Hambatan Petani Akibat Status Hutan Produksi

Bagikan
Anggota DPRD Kalteng, Ferry Khaidir
Bagikan

Palangka Raya, Kaltenghits.com – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ferry Khaidir menyoroti persoalan agraria yang masih terjadi. Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah status kawasan Hutan Produksi (HP) yang dinilai menjadi hambatan bagi petani dalam mengembangkan usaha pertanian dan meningkatkan produktivitas lahan.

“Status kawasan tersebut berdampak langsung terhadap akses petani terhadap berbagai program pemerintah, termasuk bantuan bibit untuk mendukung kegiatan pertanian. Akibatnya, upaya peningkatan hasil produksi dan kesejahteraan masyarakat menjadi tidak optimal,” kata Ferry Khaidir.

Ferry menjelaskan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian bersama karena sebagian besar masyarakat di wilayah menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian dan perkebunan.

Oleh karena itu, kepastian status lahan dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat mengelola lahan secara lebih produktif. “Sebagian kawasan khususnya di wilayah Kabupaten Seruyan berstatus HP, sehingga kita tidak bisa mengusulkan pengadaan bibit. Padahal ini untuk kepentingan petani lokal,” ujarnya menambahkan.

Ia menilai, apabila kondisi tersebut terus berlanjut, maka petani akan semakin kesulitan memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk mengembangkan lahan pertanian mereka. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor produksi, tetapi juga terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat.

Selain persoalan status kawasan, Ferry juga menyoroti konflik agraria yang terjadi. Menurutnya, persoalan tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi.

Ferry mengatakan, konflik agraria yang tidak segera diselesaikan berpotensi mengganggu aktivitas pertanian masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan ketidakpastian bagi petani yang telah membuka dan mengelola lahan selama bertahun-tahun.

“Kalau dibiarkan, petani tidak bisa panen massal, lalu timbul konflik berkepanjangan. Bahkan kebun yang sudah ditanami bisa saja dirampas,” tegasnya 13 Juni 2026.

Politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan II yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan itu menilai pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi perlu mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria yang terjadi.

Menurutnya, penyelesaian status lahan dan perlindungan terhadap hak-hak petani harus menjadi perhatian utama demi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, pemerintah memiliki kewenangan untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan untuk kegiatan pertanian. Karena itu, ia berharap kebijakan yang diambil dapat berpihak pada kepentingan rakyat tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

Ferry juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi, sehingga petani memperoleh kepastian hukum dalam mengelola lahannya.(z)

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng menyepakati...

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp5,3 Triliun

PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng...

Ampera AY Mebas Komitmen Kawal Persoalan Kebun Plasma di Barito Timur

BARITO TIMUR, Kaltenghits.com - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY...

Legislator Minta Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Dasar di DAS Barito

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil)...