DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Telusuri Konflik Masyarakat dan Perusahaan Perkebunan

Bagikan
Ye
DPRD Telusuri Persoalan Konflik Masyarakat dan Perusahaan di Kotim.,(ist)
Bagikan

Palangka Raya, Kaltenghits.com – DPRD Kalimantan Tengah menelusuri berbagai persoalan konflik masyarakat dan perusahaan perkebunan sekaligus memastikan upaya penyelesaian yang dilakukan pemerintah daerah berjalan optimal di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Kami telah melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kotim untuk menjaga sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten, terutama menyikapi persoalan konflik antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan yang ada di Kotim,” kata Ketua DPRD Kalimantan Tengah Arton S. Dohong, Selasa (26/5/ 2026).

Arton menjelaskan ini merupakan pelaksanaan fungsi legislasi DPRD terutama menyerap aspirasi masyarakat terkait sengketa pertanahan dan kewajiban plasma 20 persen perusahaan perkebunan di Kotim yang selama ini banyak dilaporkan ke DPRD provinsi. Olahraga Kali.

“DPRD Kalteng menerima sejumlah surat dari masyarakat yang meminta agar dilakukan rapat dengar pendapat terkait sengketa lahan dan persoalan plasma perusahaan perkebunan. Namun sebelum mengambil langkah lanjutan, terlebih dahulu kami ingin mengetahui sejauh mana penanganan yang telah dilakukan Pemkab Kotim,” jelasnya.

Menurut Arton, berdasarkan paparan dari pemerintah daerah setempat menunjukkan adanya perkembangan positif dalam penyelesaian konflik lahan di Kotim. Pemkab Kotim dinilai cukup aktif menangani berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, termasuk sengketa antara warga dengan perusahaan perkebunan besar swasta.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian DPRD Kalteng ialah terkait pembagian plasma 20 persen kepada masyarakat. Arton menyebut, beberapa laporan yang masuk ke DPRD provinsi berkaitan dengan belum terealisasinya plasma di sejumlah perusahaan perkebunan. Meski begitu, berdasarkan penjelasan pemerintah daerah, proses penyelesaian plasma sudah berjalan dan saat ini tinggal menunggu penetapan CPCL oleh bupati berdasarkan usulan dari camat.

Kendati, ia mengakui persoalan sengketa lahan di Kotim memang tidak mudah diselesaikan karena sebagian besar merupakan masalah lama yang saling berkaitan. “Dari apa yang kita komunikasikan tadi, ternyata mulai Januari penyelesaiannya sangat bagus. Kita harus apresiasi upaya yang dilakukan pemerintah daerah, hanya saja persoalan ini sudah terlalu banyak dan muncul sejak lama sehingga penyelesaiannya tidak gampang,” ucapnya. (z)

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng menyepakati...

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp5,3 Triliun

PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng...

Ampera AY Mebas Komitmen Kawal Persoalan Kebun Plasma di Barito Timur

BARITO TIMUR, Kaltenghits.com - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY...

Legislator Minta Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Dasar di DAS Barito

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil)...