KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mengawal program ketahanan pangan melalui percepatan cetak sawah dan penanaman padi di sejumlah wilayah. Hingga akhir tahun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan terus mendorong pengolahan lahan agar target tanam dapat tercapai.
Kepala DKPP Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, mengatakan pelaksanaan program cetak sawah di Seruyan masih menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tetap dilakukan meski fokus program cetak sawah Kementerian Pertanian pada 2027 mendatang diperkirakan akan dialihkan ke Kabupaten Kapuas.
“Hingga saat ini, dari total potensi target cetak sawah Kementerian Pertanian di Seruyan sebesar 6.443 hektare, area yang telah berhasil dicetak mencapai sekitar 1.700-an hektare,” ujar Sri, baru-baru ini.
Menurutnya, dari lahan yang telah dicetak tersebut, sekitar 458 hektare sudah siap dan memasuki proses tanam.
Lahan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan Hilir Timur, Danau Seluluk, Batu Ampar, Hanau, serta beberapa wilayah di bagian utara seperti Serabu dan Panimba.
Untuk mempercepat proses tanam, DKPP Seruyan bersama sejumlah pihak juga telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian.
Dari hasil pembahasan tersebut, Seruyan memperoleh alokasi program percepatan olah tanah seluas 600 hektare.
Sri menjelaskan, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara kelompok tani (Poktan) dan Balai Penyuluhan (BP), dengan dukungan anggaran langsung dari Kementerian Pertanian.
Selain itu, DKPP juga menggandeng Brigade Pangan untuk mengantisipasi adanya kelompok tani yang belum siap melakukan penanaman secara mandiri.
“Program olah tanah ini dijalankan melalui kerja sama antara Kelompok Tani dan Balai Penyuluhan dengan dukungan anggaran langsung dari Kementerian Pertanian. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan bersama Brigade Pangan untuk mengantisipasi jika terdapat kelompok tani yang belum siap melakukan penanaman secara mandiri,” ungkapnya.
Seruyan Dapat Program Pertanian Modern
Selain program cetak sawah dan percepatan tanam, Kabupaten Seruyan juga menjadi salah satu daerah penerima alokasi program PMAAS (Pertanian Modern Agricultural Advance System) dari Kementerian Pertanian.
Untuk program tersebut, Seruyan mendapatkan target pengelolaan lahan pertanian modern sekitar 900 hektare.
Sri mengatakan berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Lewat sinergi antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Daerah, Kodim 1015/Sampit, penyuluh, dan kelompok tani, Kabupaten Seruyan optimistis dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada demi mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (Red)




Tinggalkan Komentarmu