Palangka Raya

Satreskrim Polresta Palangka Raya Limpahkan Kasus Pengancaman di Dulin Kandang

Bagikan
Pengancaman Dulin Kandang
Satreskrim Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng, menyelesaikan proses penyidikan kasus pengancaman dengan celurit dan penipuan gas Elpiji yang sempat beredar videonya pada media sosial beberapa waktu lalu. Foto: Tbn
Bagikan

PALANGKA RAYA, kaltenghits.com – Satreskrim Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng, menyelesaikan proses penyidikan kasus pengancaman dengan celurit dan penipuan gas Elpiji yang sempat beredar videonya pada media sosial beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta, Kombes Pol. Boy Herlambang melalui Kasatreskrim, Kompol Ronny M. Nababan saat ditemui pada Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (7/8/2024) siang.

“Proses penyidikan yang kami lakukan terhadap kasus pengancaman dengan menggunakan celurit oleh Tersangka AJ (30) telah dinyatakan P-21, sehingga selanjutnya dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri untuk dilakukan proses hukum tahap II,” jelas Kasatreskrim.

Kompol Ronny M. Nababan menjelaskan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Hari Jumat Tanggal 7 Juni 2024 lalu sekitar pukul 09.30 WIB di kawasan Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya.

“Berdasarkan hasil penyidikan, pengancaman dengan menggunakan celurit dilakukan oleh Tersangka AJ terhadap korban sekaligus pelapor berinisial K (26) yang saat itu disaksikan juga oleh saksi berinisial MM (22), yang mana videonya sempat beredar di media sosial,” jelasnya.

“Kejadian berawal ketika tersangka mengajak korban bernegosiasi untuk mengganti kerugian gas Elpiji namun tidak menyetujui dan hendak dilaporkan oleh korban ke pihak Kepolisian, sehingga tersangka pun mengambil celurit dari jok motor dan berusaha menyerang korban,” lanjutnya.

Kompol Ronny melanjutkan, barang bukti berupa sajam jenis celurit dan sepeda motor yang digunakan oleh Tersangka AJ saat kejadian pun telah diamankan dan diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri sebagai barang bukti Tindak Pidana.

“Pasal yang dipersangkakan terhadap AJ yakni Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata tajam dan atau Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dengan kekerasan,” pungkasnya. (Tbn/red)

 

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Pimpin Upacara Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran memimpin Upacara...

Total 36 Bangunan Ludes Terbakar di Komplek Puntun, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya masih melakukan...

Gubernur Agustiar Sabran Tutup Kapolda Cup II 2026, Serahkan Piala kepada Para Juara

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri sekaligus menutup...

Kebakaran di Gang Sari 45, Api Cepat Menjalar karena Rumah Berdempetan

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di...