KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah melalui Rapat Koordinasi Penguatan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Terintegrasi Tahun 2026.
Rakor yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Seruyan, Kamis (27/8/2026), tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Seruyan Sukardi bersama sejumlah kepala perangkat daerah.
Sukardi mengatakan, rakor tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran Tahun 2026 yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
Hasil evaluasi masih menemukan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, mulai dari struktur perencanaan dan penganggaran yang belum sepenuhnya mendukung prioritas pembangunan, sasaran strategis yang belum menjadi dasar perencanaan secara selaras dan terukur, hingga desain intervensi pembangunan yang dinilai belum optimal.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya program dan kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari capaian indikator makro pembangunan yang mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujar Sukardi.
Menurutnya, penguatan perencanaan juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas penganggaran, penerapan manajemen risiko, serta tata kelola dan koordinasi lintas perangkat daerah.
Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong memiliki kesamaan arah dan pandangan dalam melaksanakan program pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sukardi juga menekankan pentingnya pencapaian indikator makro pembangunan serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada enam urusan wajib, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Ia menegaskan, pemenuhan SPM tidak boleh hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemenuhan hak dasar masyarakat.
Dalam rakor tersebut, seluruh kepala perangkat daerah juga diminta mempercepat pelaksanaan kegiatan yang masih memiliki progres rendah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan monitoring dan evaluasi secara berkala.
Selain itu, perangkat daerah diminta melakukan mitigasi terhadap berbagai risiko yang berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan.
Melalui rakor tersebut, Pemkab Seruyan menargetkan adanya langkah percepatan yang konkret, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan agar seluruh target pembangunan Tahun Anggaran 2026 dapat dicapai secara optimal.
Penguatan sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah diharapkan mampu mendukung transformasi pembangunan Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Red)





Tinggalkan Komentarmu