PURUK CAHU, kaltenghits.com – Kondisi cuaca yang semakin panas dan kering di sejumlah wilayah Kabupaten Murung Raya mulai mendapat perhatian DPRD setempat. Masyarakat diminta lebih menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.
Anggota DPRD Murung Raya, Akhirudin, mengatakan perubahan cuaca perlu disikapi dengan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat sehari-hari.
Imbauan tersebut disampaikannya pada Senin (17/8/2026). Ia mengingatkan bahwa meningkatnya suhu udara dan kondisi lingkungan yang kering dapat membawa sejumlah risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga potensi kebakaran.
Menurut Akhirudin, masyarakat yang sering beraktivitas di luar rumah perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh. Cuaca panas dalam waktu cukup lama dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Selain itu, kondisi jalan dan tanah yang mengering juga dapat meningkatkan debu di lingkungan. Paparan debu secara berlebihan berpotensi mengganggu kesehatan saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia dan warga yang banyak melakukan kegiatan di luar ruangan.
“Kalau cuaca panas dan kering, masyarakat harus lebih memperhatikan kondisi tubuh. Jangan sampai aktivitas sehari-hari justru membuat kesehatan terganggu,” kata Akhirudin.
Ia mengingatkan warga untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan cukup mengonsumsi air putih. Istirahat yang cukup dan pola makan yang tetap terjaga juga penting agar tubuh tidak mudah mengalami penurunan kondisi selama musim kemarau.
Bagi masyarakat yang harus bekerja atau beraktivitas di luar ruangan, ia menyarankan agar menggunakan perlindungan yang sesuai untuk mengurangi paparan sinar matahari dan debu.
Selain kesehatan, Akhirudin meminta masyarakat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi lingkungan. Lahan dan vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat membuat api lebih mudah menyebar apabila terjadi kebakaran.
Karena itu, ia mengajak warga menghindari kegiatan yang berpotensi menjadi sumber api, termasuk aktivitas pembakaran yang tidak diperlukan.
Masyarakat juga diminta segera menyampaikan laporan apabila menemukan asap atau tanda-tanda kebakaran di sekitar tempat tinggal maupun kawasan lainnya.
“Kita harus menjaga dua hal sekaligus, kesehatan dan lingkungan. Kondisi yang kering seperti sekarang harus diantisipasi bersama supaya karhutla dan dampak asap bisa dicegah sejak awal,” tegasnya.
Akhirudin turut mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi dinilai penting agar warga mengetahui cara menjaga kesehatan serta langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi cuaca kering.
Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau. Dengan kepedulian bersama, berbagai risiko yang muncul akibat perubahan kondisi lingkungan diharapkan dapat diminimalkan.
Ia pun mengajak masyarakat Murung Raya tetap menjaga kesehatan, tidak mengabaikan kondisi lingkungan dan ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau.(red)





Tinggalkan Komentarmu