KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Personel Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Laut (AL) turut berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Sejumlah personel Mabes TNI AL hadir di tengah masyarakat Kuala Pembuang untuk memberikan penyuluhan mengenai pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus menyampaikan bahaya serta dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan tersebut berlangsung Rabu malam (2/9/2026) di kediaman Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di sekitar kawasan Bundaran 2 Kuala Pembuang.
Kedatangan personel Mabes TNI AL disambut Camat Seruyan Hilir, Kepala PDAM, Ketua RT 20, Ketua MPA sektor KP 2, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur masyarakat lainnya.
Kolonel TNI AL Anwar Eddy Sanjaya mengatakan, bersama sejumlah personel TNI AL lainnya, pihaknya turut memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mencegah Karhutla agar tidak meluas.
Menurutnya, penyuluhan menjadi langkah penting karena tidak hanya memberikan pemahaman kepada masyarakat, tetapi juga membantu meringankan beban tim-tim Karhutla yang saat ini masih berjibaku melakukan pemadaman di lapangan.
“Betapa pentingnya penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla ini untuk disampaikan, sekaligus meringankan beban tim-tim Karhutla lainnya saat memadamkan api di tengah kesibukan mereka,” katanya.
Anwar menjelaskan, tim yang ditugaskan tersebut terdiri dari lima personel bersama anggota lainnya yang diberangkatkan dari Mabes TNI AL beberapa hari sebelumnya. Mereka mendapat penugasan dari pimpinan untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Penyuluhan tidak hanya menyasar masyarakat di tingkat kecamatan dan desa, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan pelajar, khususnya siswa sekolah menengah atas (SMA).
“Sebagai TNI AL, kami ditugaskan oleh pimpinan dari pusat untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, baik masyarakat di kecamatan maupun desa, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama serta anak-anak sekolah SMA. Betapa pentingnya penyuluhan pencegahan dan penanggulangan ini disampaikan agar Karhutla tidak meluas dan tidak terjadi kebakaran,” jelasnya.
Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Seruyan untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Menurutnya, apabila terjadi Karhutla, dampaknya akan merugikan masyarakat secara luas, terutama akibat asap yang dapat mengganggu kesehatan.
“Kami selaku TNI AL yang ditugaskan mengharapkan semua lapisan masyarakat di Kabupaten Seruyan jangan membakar hutan dan lahan. Karena bila terjadi kebakaran hutan dan lahan, maka sangat merugikan kita semua. Dapat muncul asap yang pekat dan sangat mengganggu kesehatan kita semua,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran TNI AL di tengah masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman bersama mengenai pentingnya pencegahan Karhutla.
“Karena itu kami hadir di tengah-tengah masyarakat agar bisa memahami pentingnya pencegahan dan penanggulangan Karhutla,” pungkasnya. (AMT)





Tinggalkan Komentarmu