PURUK CAHU, kaltenghits.com – Persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan sebagian masyarakat di Kabupaten Murung Raya mendapat perhatian dari DPRD setempat. Kelancaran pasokan dinilai penting agar aktivitas warga dan kegiatan ekonomi tidak ikut terdampak.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Ahmad Maulana, mengatakan BBM menjadi salah satu kebutuhan yang berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat maupun kegiatan usaha. Karena itu, ketersediaannya perlu dijaga agar warga tidak mengalami kesulitan saat membutuhkan bahan bakar.
“Kami menerima dan melihat adanya keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM. Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian serius karena BBM merupakan kebutuhan dasar untuk menunjang aktivitas masyarakat,” ujar Ahmad, baru-baru ini.
Ia mendorong pemerintah daerah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak Pertamina dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), untuk mengetahui kondisi pasokan sekaligus memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan.
Selain distribusi, menurut Ahmad, aspek pengawasan juga perlu diperkuat. Hal itu penting untuk mengantisipasi berbagai praktik yang dapat mengganggu ketersediaan BBM dan berdampak pada masyarakat.
Ahmad juga meminta perhatian lebih terhadap wilayah yang berada jauh dari pusat perkotaan. Luas wilayah Murung Raya dan kondisi geografis daerah tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengaturan distribusi BBM.
“Jangan sampai masyarakat harus mengantre terlalu lama atau membeli BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi akibat keterbatasan pasokan. Distribusi harus diawasi agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Di sisi lain, Ahmad mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun penimbunan. Menurutnya, perilaku tersebut justru berpotensi memperburuk kondisi ketika pasokan sedang terbatas.
Ia menegaskan DPRD akan terus mencermati persoalan ketersediaan BBM serta mendorong pihak terkait mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi keluhan masyarakat.
Menurut Ahmad, penyelesaian persoalan distribusi BBM membutuhkan koordinasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat sebagai konsumen.
“Kita berharap persoalan ini segera mendapat solusi sehingga kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas ekonomi maupun pelayanan masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya.(red)





Tinggalkan Komentarmu