PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya kembali mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah cukup besar.
Sebanyak 22 paket sabu dengan berat kotor sekitar 395 gram diamankan polisi dari sebuah rumah di Jalan Panenga Permai VII Nomor 16 B, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.
Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB tersebut, polisi mengamankan dua pria yang diduga terlibat, masing-masing berinisial S.A. (42) dan A.W. (39).
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatresnarkoba AKP Yonika Winner Te’dang, S.T., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah Kota Palangka Raya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan hingga mendatangi lokasi yang dicurigai.
“Petugas kemudian mengamankan dua orang terduga pelaku yang berada di lokasi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap rumah dan tempat tertutup lainnya dengan disaksikan masyarakat sekitar,” jelas AKP Yonika, Jumat (21/8/2026) pagi.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan 22 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 395 gram.
Sebanyak tiga paket ditemukan di atas lantai, sementara 19 paket lainnya ditemukan di dalam lemari pakaian.
Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Di antaranya satu pack plastik klip, satu sedotan yang telah dipotong runcing, satu unit timbangan digital, empat buah lakban warna merah, satu kantong plastik warna hitam serta dua unit telepon seluler.
Dua handphone yang diamankan masing-masing Infinix Hot 70 warna putih dan Oppo A18 warna hitam.
“Seluruh barang bukti dan kedua terduga pelaku telah diamankan ke Polresta Palangka Raya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul sabu tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.
Pengungkapan ini menambah daftar kasus narkotika yang berhasil diungkap Satresnarkoba Polresta Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir. Polisi memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan. (red)





Tinggalkan Komentarmu