DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Desak Solusi Permanen Atasi Kelangkaan Gas Elpiji

Bagikan
Al
Muhammad Ansyari
Bagikan

Palangka Raya, Kaltenghits.com – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menyoroti kembali persoalan kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus berulang karena berdampak langsung terhadap masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro yang bergantung pada LPG bersubsidi.

Ansyari mengatakan, DPRD Kalteng telah menerima berbagai laporan mengenai sulitnya masyarakat memperoleh LPG 3 kilogram. Tidak hanya di Kota Palangka Raya, keluhan serupa juga datang dari sejumlah kabupaten.

“Kami menerima informasi yang sama dari beberapa daerah. Di tingkat pangkalan barang sulit didapat, sementara di tingkat pengecer harganya bahkan mencapai Rp45 ribu per tabung. Ini tentu sangat kami sayangkan,” ujar Ansyari saat diwawancarai di DPRD Kalteng, Kamis (25/6/2026).

Ia menilai tingginya harga di tingkat pengecer menunjukkan adanya persoalan dalam rantai distribusi yang harus segera diusut. Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan dengan memanfaatkan kelangkaan barang kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan. Distribusi LPG bersubsidi harus tepat sasaran dan harga yang diterima masyarakat harus sesuai ketentuan,” tegasnya.

Ansyari mengungkapkan bahwa pihak Pertamina Patra Niaga melalui Sales Branch Manager telah melakukan inspeksi mendadak ke lapangan dan menemukan sejumlah persoalan. Namun demikian, DPRD menilai investigasi tidak boleh berhenti pada temuan awal semata.

“Kita harus mengetahui sumber persoalan sebenarnya. Apakah terjadi kendala di tingkat agen, distribusi, atau ada faktor lain yang menyebabkan pasokan tersendat,” katanya.

Ia juga menyoroti kenaikan harga LPG nonsubsidi yang dinilai turut memengaruhi kondisi di lapangan. Menurutnya, jika biaya distribusi maupun harga energi mengalami kenaikan, pemerintah dan Pertamina harus mampu menjelaskan dampaknya secara terbuka kepada masyarakat.

Untuk itu, DPRD Kalteng berencana mengagendakan pertemuan dengan Pertamina Patra Niaga bersama komisi terkait guna membahas persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Saya akan berkoordinasi dengan komisi yang membidangi perdagangan agar segera melakukan audiensi dengan Pertamina Patra Niaga. Kami ingin mengetahui akar masalahnya sehingga kelangkaan ini tidak terus berulang seperti yang pernah terjadi pada distribusi BBM,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.(z0

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng menyepakati...

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp5,3 Triliun

PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng...

Ampera AY Mebas Komitmen Kawal Persoalan Kebun Plasma di Barito Timur

BARITO TIMUR, Kaltenghits.com - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY...

Legislator Minta Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Dasar di DAS Barito

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil)...