PURUK CAHU, kaltenghits.com – Jajanan tradisional dinilai menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, saat menghadiri Festival Jajanan Tempo Dulu dalam rangkaian Festival Budaya Tira Tangka Balang (TTB) 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 6 Juli 2026. Dina memberikan apresiasi terhadap peserta yang ikut ambil bagian dalam lomba pengolahan jajanan tradisional.
Menurutnya, keberadaan kuliner khas daerah tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan kebiasaan masyarakat yang diwariskan dari generasi sebelumnya.
“Jajanan tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah. Karena itu, kita perlu menjaga dan mengenalkannya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” kata Dina.
Ia menilai generasi muda perlu mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai makanan tradisional yang ada di Murung Raya. Dengan begitu, kuliner khas daerah diharapkan tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu, tetapi tetap dapat dinikmati dan dikembangkan.
Dina juga mengapresiasi keterlibatan peserta dari sejumlah kecamatan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan masyarakat menunjukkan bahwa upaya menjaga warisan kuliner masih mendapatkan perhatian.
“Banyak makanan tradisional yang memiliki cita rasa khas. Jangan sampai keberadaannya hilang karena tidak lagi dikenal oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Menurut Dina, pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai cara. Selain kesenian dan tradisi, makanan tradisional juga memiliki posisi penting karena menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia berharap Festival Jajanan Tempo Dulu maupun kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan ragam kuliner Murung Raya kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam Lomba Mengolah Jajanan Tempo Dulu pada Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026, Kecamatan Sumber Barito berhasil meraih posisi juara pertama.
Sementara itu, Kecamatan Seribu Riam menempati juara II, disusul Kecamatan Tanah Siang Selatan sebagai juara III.
Untuk kategori juara harapan, Kecamatan Murung meraih Harapan I dan Kecamatan Sungai Babuat memperoleh Harapan II.
Dina berharap hasil tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan sekaligus mempertahankan kuliner tradisional.
“Harapannya, jajanan tradisional kita tetap dikenal dan dicintai masyarakat serta bisa diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Dina.





Tinggalkan Komentarmu