DPRD Barito Utara

Dampak Tambang Harus Segera Dievaluasi, Anggota DPRD Barito Utara Petani Butuh Solusi Tanggap

Bagikan
Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto
Bagikan

MUARA TEWEH, Kaltenghits.com – Di Lahan Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, acara tanam cabai rawit dan cabai besar bersama yang digelar oleh Dinas Pertanian Barito Utara dan TP PKK Barito Utara berlangsung lancar.

Namun, di balik kegiatan yang penuh semangat tersebut, sejumlah keluhan mengenai dampak dari tambang PT EBA turut mencuat dalam diskusi bersama para petani yang hadir.

Muslih, pemilik lahan seluas 10 hektar, menyampaikan keresahannya terkait kualitas air yang semakin memburuk akibat aktivitas tambang.

“Air sungai kini keruh dan dangkal, ini mengganggu usaha perikanan kami dan bahkan berdampak pada sektor pertanian. Banyak lahan yang kini menjadi tidur dan tidak produktif,” keluh Muslih, yang mengharapkan adanya analisis lebih lanjut terkait dampak tambang tersebut.

Keluhan serupa disampaikan oleh H Ambran, yang merasa sangat terdampak dengan masalah kekurangan air untuk irigasi.

“Air sungai sudah sangat dangkal, sehingga kami kesulitan untuk menyirami tanaman. Musim hujan juga membawa masalah lain, yaitu banjir yang merusak tanaman padi kami,” ujarnya, menambahkan bahwa kondisi ini semakin memperburuk ketahanan pangan lokal.

Menanggapi kelurhan warga dan para petani tersebut, Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, mengatakan bahwa masalah ini harus segera dievaluasi dan ditangani secara holistik.

“Kami sangat menghargai inisiatif kegiatan pertanian ini, namun kami juga tidak bisa mengabaikan keluhan yang disampaikan oleh para petani. Dampak tambang PT EBA terhadap lingkungan dan ketahanan pangan harus segera diteliti dan dievaluasi oleh pihak yang berwenang,” tegas Ardianto pada Sabtu 2 Agustus 2025.

Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara ini juga menambahkan bahwa salah satu solusi jangka pendek yang dapat membantu petani adalah peningkatan infrastruktur irigasi, seperti pembangunan embung untuk menyimpan cadangan air.

“Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk segera mengkaji masalah ini dan memberikan solusi konkret agar petani tidak semakin terbebani dengan dampak tambang yang merugikan,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Barito Utara ini.

Masyarakat Desa Trinsing berharap agar pihak pemerintah dan perusahaan terkait dapat segera mengambil langkah untuk memastikan keberlanjutan pertanian dan perikanan mereka, serta meminimalkan dampak buruk terhadap lingkungan.

Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan DPRD, masyarakat berharap permasalahan ini bisa segera ditemukan solusinya demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut. (Red)

 

 

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

DPRD Barut Minta Penanganan Bullying Dilakukan Secara Komprehensif

MUARA TEWEH, Kaltenghits.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Henny...

Ketua DPRD Tekankan Kepatuhan Semua Pihak terhadap Jadwal yang Telah Ditetapkan

MUARA TEWEH, kaltenghits.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara...

Launching Muara Teweh CFD Dapat Apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara

MUARA TEWEH, kaltenghits.com - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan...

Sukses Digelar, Kapolres Cup 2026 Mendapat Apresiasi dari Patih Herman AB

MUARA TEWEH, kaltenghits.com - Keberhasilan pelaksanaan Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup Tahun...