Palangka Raya

Vaksin Booster Perkecil Risiko Tertular dan Dampak Covid-19

Share
vaksin booster barsel
Salah seorang lansia di Buntok mendapat vaksin booster pada vaksinasi yang dilaksanakan Binda Kalteng, Jumat (8/4/2022)
Share

PALANGKA RAYA, kaltenghits.com – Pemerintah telah mewajibkan vaksinasi dosis tiga atau booster sebagai syarat bagi para pemudik saat Lebaran nanti, karena mobilitas warga diperkirakan akan sangat tinggi.

Terkait hal itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Tengah, Brigjen TNI Sinyo mengatakan, vaksin booster akan mulai efektif memberikan imunitas, setelah setidaknya dua pekan pascapenyuntikan.

Karena itu dia mengimbau bagi masyarakat Kalteng yang ingin mudik dan belum mendapat booster, agar sebaiknya melakukan paling tidak dua minggu sebelum berangkat mudik. Hal itu karena butuh waktu bagi vaksin untuk membentuk imunitas yang optimal.

“Mobilitas masyarakat yang masif saat arus mudik maupun balik lebaran, memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19,” kata Sinyo.

Bagi masyarakat yang belum vaksinasi penguat dan kebetulan akan melakukan mudik, Sinyo mengimbau segera melakukan vaksinasi jika telah tiba waktunya. Vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap.

“Vaksin booster dapat dilaksanakan minimal tiga bulan setelah vaksinasi lengkap. Vaksin tersebut akan memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dalam keadaan sehat sehingga keluarga yang dikunjungi pun sehat, sehingga dapat kembali pulang dalam keadaan sehat,” sebut Sinyo.

Sinyo menegaskan, vaksinasi Covid-19 merupakan upaya komunal, tidak hanya untuk melindungi diri, tetapi sekaligus melindungi masyarakat lainnya, terutama para orang tua dari risiko kematian dan fatalitas sakit akibat Covid-19.

“Mari hentikan perdebatan. Tujuan vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari kematian akibat Covid-19. Bukan untuk mempersulit mobilitas,” katanya.

Sementara itu, realisasi vaksinasi yang dilaksanakan Binda Kalteng, Kamis (7/4/2022), berhasil menjangkau 5.325 orang, yakni di Kabupaten Katingan 1.357 orang, Pulang Pisau 367 orang, Gunung Mas 329 orang, Kapuas 431 orang, Kotawaringin Barat 405 orang, Kotawaringin Timur 531 orang, Seruyan 327 orang, Barito Selatan 549 orang, Barito Utara 389 orang, Murung Raya 134 orang, Lamandau 178 orang dan Kota Palangka Raya 328 orang.

“Capaian vaksinasi yang kami laksanakan kemarin sebanyak 5.325 orang atau 106,50% dari target 5.000 dosis perhari atau 13,21% dari target bulanan 155 ribu dosis,” sebut Sinyo.

Sedangkan untuk kegiatan vaksinasi hari ini (8/4/2022), dilaksanakan di Kabupaten Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Katingan, Murung Raya, Barito Timur, Barito Utara, Lamandau, Kapuas, Kotawaringin Barat, Seruyan, Pulang Pisau, Gunung Mas dan , Kota Palangka Raya. (han)

Share
Related Articles

IOF Kalteng dan PT SMN Teken MoU Kejurnas Offroad Piala Gubernur Kalteng 2026

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Pengurus Daerah Indonesia Off-road Federation (IOF) Kalimantan Tengah...

Menhan hingga Menhut Tinjau Tambang PT AKT, Tegaskan Tak Ada Ruang Pelanggaran

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan...

Jambret Beraksi di Palangka Raya, Gelang Emas IRT Raib Digondol Pelaku

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com  – Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) terjadi...

Aksi Mahasiswa di Kejati Kalteng Memanas, Tuntut Audit Dana Pokir

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin...