KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter umum, di sejumlah puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di wilayah pedalaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dr. Reza, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai masih minimnya tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas kecamatan maupun pos pelayanan kesehatan di desa-desa pedalaman.
“Informasi yang kami terima dari lapangan masih ada kekurangan tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas kecamatan maupun pos pelayanan kesehatan di desa-desa pedalaman. Kami sudah mendapatkan informasi terkait kekurangan tenaga kesehatan tersebut,” ujar dr. Reza, Rabu (2/9/2026).
Menurut Reza, kekurangan tersebut tidak hanya terjadi pada tenaga dokter umum, tetapi juga tenaga kesehatan lainnya. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Kesehatan Seruyan telah mengusulkan penambahan tenaga kesehatan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
“Kami sudah melakukan permintaan kepada kementerian pusat, baik melalui komunikasi maupun surat usulan, agar penempatan dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya dapat segera dilakukan. Saat ini kami masih menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Reza mengatakan keberadaan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman. Selain jarak yang jauh, akses transportasi menuju fasilitas kesehatan juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat.
“Kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter umum, saat ini sangat dibutuhkan masyarakat di kecamatan dan desa-desa pedalaman. Mereka tinggal jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan dan terkendala transportasi maupun kondisi jalan penghubung ketika hendak berobat,” ungkapnya.
Ia berharap usulan penambahan tenaga kesehatan tersebut dapat segera disetujui oleh pemerintah pusat. Dengan demikian, masyarakat di wilayah pedalaman tidak harus menempuh perjalanan jauh ketika membutuhkan pelayanan medis.
“Kalau nanti disetujui oleh kementerian pusat dan dokter umum serta tenaga kesehatan lainnya bisa ditempatkan di wilayah pedalaman, masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan saat sakit,” kata Reza.
Ia juga berharap tenaga kesehatan yang nantinya ditempatkan di wilayah pedalaman dapat bertahan dan memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat setempat.
Reza menggambarkan, kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi membuat sebagian masyarakat pedalaman harus menempuh perjalanan cukup lama untuk mendapatkan pengobatan. Sebagian warga bahkan menggunakan transportasi sungai melalui aliran Sungai Das Seruyan dengan perahu kelotok untuk menuju fasilitas kesehatan.
“Untuk berobat, masyarakat biasanya menggunakan transportasi sungai melalui DAS Seruyan. Mereka menggunakan perahu kelotok dan membutuhkan waktu cukup lama sebelum akhirnya tiba di tempat pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (amt/red)





Tinggalkan Komentarmu