Muara Teweh, Kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menaruh harapan besar agar proses konsultasi publik terkait penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pengembangan Lapangan Gas Bumi Karendan Fase II Blok Bangkanai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.
Hal ini disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan saat membuka acara konsultasi publik di Muara Teweh, Kamis.
“Kami ingin agar seluruh masukan dalam konsultasi publik ini menjadi landasan penyusunan dokumen Amdal yang kredibel dan akuntabel, sehingga pengembangan Lapangan Gas Bumi Karendan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga Barito Utara,” ujar Wabup Felix.
Menurut Wabup, kegiatan migas memiliki potensi dampak terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat, sehingga konsultasi publik menjadi wadah strategis untuk menyampaikan rencana kegiatan secara terbuka sekaligus menampung aspirasi warga terdampak.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Medco Energi Bangkanai Limited dan tim penyusun dokumen Amdal dari Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Konsultasi publik ini penting agar pembangunan berjalan adil, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam,” ujar Felix.
Wabup menambahkan bahwa kegiatan ini juga selaras dengan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas ekonomi daerah melalui optimalisasi sektor energi yang bertanggung jawab.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap kegiatan migas di Barito Utara berwawasan lingkungan dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Felix.
Sementara itu, VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pengembangan proyek energi.
“Konsultasi publik adalah bagian dari komitmen Medco untuk menjalankan kegiatan secara transparan, bertanggung jawab, dan sesuai peraturan. Setiap rencana pengembangan harus mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan manfaat bagi daerah,” jelas Arif.
Arif menambahkan, pengembangan Karendan Fase II memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, terutama pasokan gas untuk pembangkit listrik di Barito Utara.
“Selain mendukung ketersediaan energi, proyek ini juga berdampak positif pada perekonomian lokal dan peningkatan penerimaan negara. Kami berharap seluruh pihak terkait dapat terus mendukung agar operasional perusahaan dan pembangunan daerah berjalan lancar,” pungkas Arif.(red)