Nasional

Komnas KIPI Klaim Belum Ada Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi Covid-19

Share
komnas KIPI Klaim Belum Ada Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi Covid
Share

Kaltenghits.com – Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) mengklaim, hingga saat ini tidak ada kasus meninggal akibat vaksinasi Covid-19.

Ketua Komnas KIPI, Hindra Irawan Satari mengatakan, sepanjang 2021 sebanyak 363 orang mengalami efek samping berat dari vaksinasi Covid-19. Namun hingga kini tidak ada laporan yang meninggal dunia akibat KIPI.

“Namun, kasus meninggal (sampai saat ini) belum ada,” kata Hindra dikutip dari situs Sehat Negeriku, Sabtu (1/1/2022).

Merespon pemberitaan tentang dua anak meninggal pascapenyuntikan vaksin Covid-19 di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bone, menurut Hindra, pihaknya telah melakukan audit bersama dengan Komda KIPI dan Dinkes setempat pada 30 Desember 2021.

Hasilnya setelah di investigasi, keduanya tidak terkait dengan vaksinasi Covid-19. “Kasus kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan,” ujarnya.

Hindra mewakili pemerintah menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Pemerintah berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi.

Seperti diberitakan, seorang murid kelas 4 SD bernama Naura Sabrina Galiyah (9) meninggal setelah mendapat Vaksin Covid-19 jenis Sinovac suntikan dosis pertama. Sebelum meninggal, Naura mengalami muntah dan berak darah saat dirawat di RSUD Jombang.

Naura dirujuk dari Puskesmas Mojowarno ke RSUD Jombang pada Jumat (28/12/2021) malam. Bungsu dari 4 bersaudara, putri pasangan Joko (46) dan Marwatun (42) itu masuk ke rumah sakit pelat merah tersebut dengan keluhan panas tinggi dan ruam-ruam di badannya.

Bocah perempuan itu mengikuti vaksinasi Covid-19 di SDN Catakgayam 1 pada Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Murid SD asal Dusun Catak Gayam Selatan, Desa Catakgayam, Mojowarno ini menjalani skrining sebelum divaksin. Ia dinyatakan sehat sehingga divaksin Sinovac dosis pertama.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, antisipasi terjadinya KIPI merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah. Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan Komnas KIPI di tingkat Nasional dan Komda KIPI untuk terus memantau dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Bagi penerima vaksinasi yang merasakan adanya efek samping pascavaksinasi dapat langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan tempat dilakukannya vaksinasi untuk melapor, tidak diperlukan syarat apapun” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pertemukan Seluruh Unsur Pemerintahan, Presiden Prabowo Apresiasi Rakornas Pusat–Daerah 2026

SENTUL, Kaltenghits.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan sekaligus membuka Rapat...

Prabowo Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Peresmian Sekolah Rakyat

BANJARBARU, KaltengHits.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah...

Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang di Balangan, Kalsel

BALANGAN, Kaltenghits.com – Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan...

Tantangan AI dan Seruan Kembali ke Lapangan Warnai Konferwil II AMSI Kalteng

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Dampak kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap...