Nasional

Komnas HAM Ungkap Komunikasi Terakhir Brigadir J dengan Kekasih

Share
Share
Jakarta, KaltengHits.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan Brigajir J sempat berkomunikasi dengan kekasihnya, Vera Simanjuntak, sebelum insiden penembakan di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022).Berdasarkan keterangan Vera kepada Komnas HAM, mereka terakhir berkomunikasi pada Jumat pukul 16.31 WIB.

“Kami coba cross check lagi, salah satu yang kami cross check misalnya tanggal berapa, jam berapa dia terakhir komunikasi,” kata Ketua Komnas HAM Taufan kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia tetap bertahan tanggal 8 Juli jam 16.31 WIB. Sementara kan yang lain bilang 16.43 WIB,” imbuhnya.

Namun, Komnas HAM masih terus mengecek, sehingga data yang dikantongi komisi akurat.

Taufan berkata pihaknya telah mengundang keluarga Brigadir J untuk dimintai keterangan yang sama.

“Makanya saya undang waktu itu datanglah ke Komnas HAM, bawa datamu, kita bandingkan dengan data kita, yang benar yang mana? Kan gitu,” ujar dia.

Sebelumnya, Brigadir J disebutkan sempat bercerita mengenai ancaman pembunuhan yang ia terima kepada kekasihnya, Vera, sebelum tewas pada Jumat.

Kuasa hukum keluarga, Kamaruddin Simanjuntak, mengklaim Brigadir J beberapa kali sempat menghubungi kekasihnya menceritakan hal tersebut. Dalam curhatnya itu, Brigadir J juga disebut telah mengucapkan kata-kata perpisahan kepada kekasihnya.

“Almarhum ini sudah berulang kali diancam, sanking takutnya dia menangis, membuat kata-kata perpisahan, memohon ampun, dengan pacarnya,” kata Kamaruddin kepada wartawan, Kamis (28/7).

Adapun Brigadir J disebutkan tewas dalam insiden penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat. Namun, peristiwa itu baru diungkapkan pada Senin (11/7).

Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo.

Polisi mengatakan Brigadir J mengeluarkan total tujuh tembakan, yang kemudian dibalas lima kali oleh Bharada E. Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E. Sementara tembakan Bharada E mengenai Brigadir J hingga tewas.

Kapolri telah membentuk tim khusus untuk mengusut insiden tersebut. Selain itu, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus tersebut. (red)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Hardiknas 2026, Wamendikdasmen Tekankan Transformasi Pendidikan Berbasis Lingkungan dan Sinergi Daerah

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Upacara gabungan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026,...

Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Perluas Akses Kerja di Sektor Transportasi

Jakarta, Kaltenghits.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan PT Transportasi...

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi Tambang PT AKT

JAKARTA, Kaltenghits.com – Kejaksaan Agung kembali menetapkan tiga tersangka baru dalam perkara...

Pertemukan Seluruh Unsur Pemerintahan, Presiden Prabowo Apresiasi Rakornas Pusat–Daerah 2026

SENTUL, Kaltenghits.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan sekaligus membuka Rapat...