Palangka Raya, Kaltenghits.com – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menyoroti masih terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Katingan.
Hal tersebut disampaikan usai kunjungan kerja ke Desa Makmur Jaya dan Desa Makmur Utama di Kecamatan Katingan Kuala pada akhir Januari 2026.
Menurut Junaidi, keterbatasan fasilitas pendidikan merupakan persoalan yang terus berulang dan belum sepenuhnya teratasi hingga kini. Ia menilai, peningkatan kebutuhan di sektor pendidikan belum diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai di lapangan.
“Jika berbicara soal kelengkapan sarana pendidikan, hampir semua sekolah masih membutuhkan tambahan fasilitas,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, untuk mengambil langkah konkret dalam mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Selain itu, ia meminta agar perhatian lebih diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayah terpencil, mengingat keterbatasan akses dan dukungan infrastruktur masih menjadi kendala utama.
“Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan, khususnya dalam penyediaan fasilitas pendidikan di desa-desa yang kami kunjungi,” tegasnya.
Junaidi menambahkan, perbaikan dan penguatan sarana pendidikan harus menjadi prioritas, seiring dengan perkembangan dunia pendidikan yang terus berjalan. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, peserta didik di daerah pedesaan berpotensi tertinggal dalam mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. (red)
Tinggalkan Komentarmu