KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda membuka pelatihan pendidikan dan latihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus dan pengawas koperasi di Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pengelola koperasi agar mampu menjalankan tata kelola organisasi dan usaha secara profesional.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bappeda Seruyan, Rabu (7/10/2026), dan diikuti puluhan koperasi yang ada di Kabupaten Seruyan.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Seruyan Adhian Noor, S.IP., M.A.P., Plh Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Hadir pula Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Provinsi Kalimantan Tengah, serta Muhammad Arifuddin, SE, dari Lembaga Pendidikan Koperasi (LAPENKOP) Dekopin Wilayah Kalimantan Tengah yang menjadi pengajar dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa koperasi merupakan gerakan ekonomi yang berlandaskan asas kekeluargaan. Koperasi juga harus terus dibangun agar menjadi badan usaha yang kuat, mandiri, dan mampu berperan dalam mendorong perekonomian nasional.
Menurutnya, salah satu faktor utama keberhasilan koperasi adalah kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Pengurus dan pengelola yang kompeten akan membawa koperasi menjadi lembaga yang akuntabel, dipercaya oleh anggota, dan mampu memberikan kesejahteraan nyata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Seruyan, khususnya Dinas Koperindag, dalam meningkatkan kemampuan pengurus dan pengawas koperasi, baik laki-laki maupun perempuan.
Koperasi Didorong Lebih Profesional dan Adaptif
Ahmad menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membekali peserta dengan pengetahuan mengenai tata kelola manajemen, pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan usaha yang adaptif terhadap perubahan.
Menurutnya, Kabupaten Seruyan memiliki potensi sumber daya alam dan potensi desa yang besar. Potensi tersebut dapat dikembangkan untuk menjadikan koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Karena itu, pengurus koperasi dituntut terus mengembangkan kemampuan dan memperbarui pengetahuan agar pengelolaan koperasi berjalan semakin baik.
Bupati berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memahami materi yang diberikan secara menyeluruh. Dengan demikian, berbagai tantangan dalam pengelolaan koperasi dapat dihadapi melalui pengetahuan dan pemahaman yang memadai.
“Saya berpesan kepada pengurus koperasi untuk senantiasa meng-update perkembangan informasi dan pengetahuan agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mengembangkan koperasi. Dengan pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan anggota, koperasi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seruyan. (AMT/Red)




Tinggalkan Komentarmu