MUARA TEWEH, Kaltenghits.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya kerja tim yang solid dalam menjalankan roda pemerintahan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) awal tahun 2026 di Arena Tiara Batara, Muara Teweh.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat dicapai secara individu, melainkan membutuhkan sinergi seluruh aparatur.
“Pemerintahan ini hanya akan berjalan baik jika kita bekerja sebagai satu tim yang solid. Tanpa dukungan seluruh ASN, mustahil amanah ini dapat dijalankan dengan baik,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pejabat struktural Eselon II, III, dan IV untuk membangun tim kerja yang kuat, profesional, dan terorganisir. Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan penataan ASN secara objektif, termasuk redistribusi pegawai sesuai kebutuhan organisasi.
Menurutnya, ASN teknis harus ditempatkan sesuai kompetensi dan bidang tugasnya. Ia mencontohkan langkah yang telah dilakukan, yakni mengembalikan pegawai teknis ke organisasi perangkat daerah (OPD) yang sesuai, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Bupati juga menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan harus berjalan tanpa diskriminasi, dengan menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan profesionalitas.
“Kita semua adalah nasionalis. Kita bekerja untuk kepentingan masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan tiga persoalan utama yang perlu segera dibenahi.
Pertama, rendahnya penyerapan anggaran yang masih berada di kisaran 71 persen, jauh dari target ideal 95–98 persen. Kondisi ini dinilai dipengaruhi oleh lemahnya disiplin, etos kerja, serta perencanaan yang kurang matang.
Kedua, opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Bupati menilai, capaian tersebut seharusnya dapat ditingkatkan menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) jika seluruh perangkat daerah bekerja lebih optimal.
Ketiga, rendahnya Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD/MCP KPK) yang masih tergolong rendah di Kalimantan Tengah.
Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut menjadi peringatan serius dan berpotensi menimbulkan pemeriksaan lebih lanjut apabila tidak segera dibenahi.
“Saya minta seluruh ASN, khususnya yang menangani kegiatan fisik dan keuangan, bekerja sesuai aturan, transparan, dan akuntabel. Tidak ada toleransi terhadap penyimpangan,” tegasnya.
Melalui apel gabungan ini, Bupati berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat meningkatkan kinerja, disiplin, dan integritas demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (red)
Leave a comment