KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Sebanyak 25 rumah warga yang terdampak kebakaran di sejumlah kecamatan di Kabupaten Seruyan mendapatkan bantuan uang tunai untuk membantu pemulihan tempat tinggal mereka.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Seruyan, Albidinnor, S.P., mengatakan bantuan tersebut diberikan sesuai arahan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda. Pemerintah daerah menargetkan penyaluran bantuan bagi 25 rumah korban kebakaran dapat dituntaskan pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Albidinnor saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang rumahnya terdampak kebakaran, baik akibat korsleting listrik, penggunaan kompor gas, maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Berdasarkan arahan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, tahun ini akan dituntaskan bantuan untuk 25 rumah korban kebakaran di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Seruyan Hilir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan guna membantu warga membangun kembali atau memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Albidinnor berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan bergotong royong dan memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing kepada warga terdampak.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga yang mengalami musibah kebakaran. Kami juga mengharapkan partisipasi dan swadaya masyarakat untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” katanya.
Warga Diminta Waspada Selama Kemarau
Selain menyampaikan informasi mengenai bantuan, Albidinnor mengingatkan masyarakat Kabupaten Seruyan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau panjang.
Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun melakukan pembakaran hutan dan lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.
Menurutnya, kebakaran tidak hanya berpotensi merusak rumah dan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan serta menyulitkan masyarakat memperoleh air bersih ketika kondisi kering berkepanjangan.
Ia menambahkan, apabila terjadi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak terkait dan bergotong royong membantu penanganan awal secara aman agar api tidak meluas.
“Kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Jangan membakar sampah sembarangan dan jangan melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan dan bersama-sama membantu penanganannya agar api tidak meluas,” pungkasnya.
Pemkab Seruyan berharap bantuan bagi korban kebakaran serta peningkatan kewaspadaan masyarakat dapat membantu mengurangi dampak musibah dan menjaga keselamatan warga selama musim kemarau. (AMT)

Tinggalkan Komentarmu