PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Warga Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangka Raya, antusias menyambut penyaluran bantuan pangan dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, didampingi Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, di kawasan Jalan Bengaris, Kelurahan Tanjung Pinang, Minggu (25/10/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng untuk membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis paket bantuan pangan dan bantuan langsung tunai (BLT) KHBS kepada perwakilan warga.
Paket bantuan pangan yang dibagikan berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng. Sementara itu, BLT melalui program KHBS diberikan sebesar Rp250.000 untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM).
Warga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi, khususnya kehadiran Gubernur yang turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan penyaluran bantuan.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap laporan masyarakat terkait penyaluran bantuan. Warga yang merasa memenuhi kriteria sebagai penerima KHBS, tetapi belum terdaftar, diminta segera melapor kepada relawan di lapangan agar dapat dilakukan pendataan ulang.
Langkah tersebut diharapkan membantu memastikan bantuan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Palangka Raya, Agustiar juga mengingatkan warga Kelurahan Tanjung Pinang agar ikut menjaga lingkungan dan mengantisipasi karhutla.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong antarwarga dalam mencegah kebakaran.
Melalui penyaluran bantuan pangan dan KHBS ini, Pemprov Kalteng berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap dampak musim kemarau dan karhutla. (Red)

Tinggalkan Komentarmu