Muara Teweh, KaltengHits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong keterlibatan tokoh masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Langkah tersebut dinilai penting selain penindakan, terutama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketahanan keluarga.
Kepala Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengatakan pencegahan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.
“Pencegahan sangat penting, karena terbukti pribadi dan keluarga yang memiliki pemahaman memadai terhadap bahaya dan dampak narkoba serta memiliki ketahanan keluarga yang kuat tidak mudah terpapar narkoba,” ujar Rayadi, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, tokoh yang memiliki pengaruh luas dapat menjadi penggerak edukasi bahaya narkoba sekaligus mengajak masyarakat ikut melakukan pencegahan.
Sebelumnya, BNN Provinsi Kalimantan Tengah telah menggelar pertemuan bersama kepala perangkat daerah, camat dan organisasi kemasyarakatan untuk menjaring individu maupun lembaga yang dinilai memiliki pengaruh sebagai calon penggiat antinarkoba.
Rayadi menjelaskan, sosok yang dijaring tidak terbatas pada tokoh tertentu, tetapi dapat berasal dari politisi, publik figur maupun tokoh masyarakat selama memiliki pengaruh dan bersedia menjadi relawan.
“Kalau pribadi, yang dimaksud ikonik itu mereka yang memiliki pengaruh luas dan diikuti oleh berbagai kalangan, baik politisi, publik figur maupun tokoh masyarakat. Yang terpenting adalah mereka bersedia dan terpanggil untuk menjadi relawan penggiat anti narkoba,” jelasnya.
Ia menilai persoalan narkoba dapat berdampak pada siapa saja sehingga pencegahan perlu dilakukan sejak dini dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa narkoba bisa menyentuh siapa saja. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” katanya.
Rayadi mengajak perangkat daerah, kecamatan dan organisasi masyarakat memberikan rekomendasi tokoh atau lembaga yang dinilai memiliki pengaruh serta kepedulian terhadap pencegahan narkoba. Rekomendasi tersebut akan menjadi bahan penjaringan peserta pelatihan penggiat antinarkoba yang diselenggarakan BNN Provinsi.
“Kami tunggu rekomendasi dari kita semua. Mari bersama-sama memilih orang-orang yang benar-benar memiliki pengaruh, kepedulian dan terpanggil untuk ikut bergerak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Komentarmu