BALIKPAPAN, Kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih Peringkat I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (6/5/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, yang hadir didampingi Wakil Bupati Felix Sonadi Y. Tingan.
Selain menerima trofi penghargaan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga memperoleh dana apresiasi sebesar Rp3 miliar atas keberhasilannya menjaga tren positif di sektor ketenagakerjaan.
Usai menerima penghargaan, Bupati Shalahuddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya menekan angka pengangguran di daerah tersebut.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama dalam menekan angka pengangguran. Kami akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Shalahuddin.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta membuka peluang kerja baru melalui penguatan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Barito Utara.
Di sela rangkaian kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara juga mengikuti diskusi strategis bersama Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Cheka Virgowansyah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah di Kalimantan, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Bupati Sukamara Masduki, Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto, Bupati Katingan Saiful, serta Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Indra Gunawan.
Keberhasilan Barito Utara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan dalam merumuskan strategi pengurangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Barito Utara dinilai semakin memperkuat komitmennya dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. (Red)
Leave a comment