KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Kuala Pembuang I dan Kuala Pembuang II, Kabupaten Seruyan, mengeluhkan kerusakan mesin sedot apung yang selama ini digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran. Mereka terkendala biaya perbaikan dan pengadaan suku cadang yang dibutuhkan.
Ketua MPA Kuala Pembuang II, Roy M. Ngantung, menyampaikan keluhan tersebut saat memeriksa dan mencoba memperbaiki mesin apung pemadam kebakaran di depan rumahnya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Roy, mesin tersebut sebelumnya berfungsi dengan baik dan telah beberapa kali digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran di wilayah Kuala Pembuang. Namun, setelah digunakan berulang kali, mesin mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak dapat difungsikan secara optimal.
“Mesin sedot apung pemadam ini dulunya masih berfungsi dengan baik. Namun, setelah beberapa kali digunakan untuk pemadaman api di Kuala Pembuang, akhirnya mengalami kerusakan. Sementara itu, kami tidak memiliki biaya untuk perbaikan maupun membeli suku cadang yang diperlukan,” ujarnya.
Roy berharap pemerintah daerah, pihak swasta, maupun perusahaan yang beroperasi di wilayah Seruyan dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki mesin tersebut, termasuk membantu pengadaan suku cadang.
Ia menjelaskan, mesin apung itu sangat dibutuhkan relawan untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kebakaran yang terjadi di sekitar permukiman warga.
Terlebih pada musim kering, risiko kebakaran menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Karena itu, keberadaan peralatan pemadam yang berfungsi dengan baik dinilai penting untuk mendukung kesiapsiagaan relawan di lapangan.
Roy berharap adanya kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak agar mesin tersebut dapat kembali digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran di Kuala Pembuang.
“Kiranya ada pihak yang bisa membantu, karena mesin ini sangat kami butuhkan untuk pemadaman api,” harapnya. (AMT)

Tinggalkan Komentarmu