KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Bejo Riyanto, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memperketat pengawasan penyaluran bantuan mesin pompa air serta mempertimbangkan pembangunan embung untuk mengatasi kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian.
Menurut Bejo, upaya penanganan kekurangan air, terutama saat menghadapi dampak fenomena El Niño, perlu dilakukan secara terencana dan disertai evaluasi berkala. Hal ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan dan dapat dimanfaatkan oleh petani.
“Pada dasarnya kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi kekurangan air, terutama saat menghadapi dampak El Niño. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pengawasan di lapangan, apakah bantuan yang diberikan sudah tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi petani,” katanya.
Ia juga meminta instansi terkait segera memetakan wilayah yang terdampak kekeringan. Pemetaan tersebut diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan sekaligus menyesuaikan penyaluran bantuan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“Dengan pemetaan yang akurat, pemerintah daerah diharapkan mampu menentukan skala prioritas sehingga anggaran dan bantuan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif,” ujarnya.
Selain pengawasan bantuan pompa air, Bejo mendorong Pemkab Seruyan mempertimbangkan pembangunan embung sebagai upaya jangka panjang untuk menjaga ketersediaan air, khususnya ketika musim kemarau berlangsung berkepanjangan.
Menurutnya, ketergantungan pada mesin pompa memiliki sejumlah kendala, seperti kerusakan peralatan dan ketersediaan bahan bakar. Karena itu, diperlukan infrastruktur penampungan air yang dapat menjadi cadangan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian.
“Kalau hanya mengandalkan pompa, kita khawatir ada kendala teknis seperti mesin macet atau persoalan bahan bakar. Berbeda dengan embung yang bisa menjadi cadangan air untuk irigasi saat kemarau panjang, bahkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, seperti sektor tambak,” jelasnya.
Bejo berharap sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif terus diperkuat, baik dalam merumuskan kebijakan maupun mengawasi pelaksanaan program penanganan kekeringan.
Ia menekankan bahwa bantuan pompa air dan pembangunan infrastruktur penampungan air perlu direncanakan secara berkesinambungan agar dapat memberikan manfaat bagi petani.
“Kami berharap seluruh program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi petani. Dengan pengawasan yang maksimal dan pembangunan infrastruktur penampungan air, ketersediaan air untuk pertanian di Kabupaten Seruyan diharapkan lebih terjamin, terutama ketika musim kemarau berkepanjangan,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Komentarmu