KUALA PEMBUANG, KaltengHits.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam kecelakaan helikopter Mi-17V5 milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) saat menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan.
Kecelakaan terjadi di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, saat helikopter tersebut melaksanakan misi water bombing di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Rabu (4/11/2026).
Usai kejadian, Agustiar bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau langsung lokasi kecelakaan.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke RSUD Kuala Pembuang untuk menjenguk lima personel yang berhasil selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Kelima personel tersebut yakni Kapten CPN Febri, Letda CPN Fercis, Pratu Gilang, Serka Kadiya, dan Kapten CPN Suganda. Gubernur turut mendoakan agar seluruh korban segera pulih sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
Sementara itu, tiga personel TNI AD yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Kapten CPN Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, Letkol CPN Dudi Firmansyah, dan Sertu Heri Prasetyo.
Atas musibah tersebut, Agustiar menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga para prajurit yang gugur. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian seluruh prajurit yang telah menjalankan tugas dalam misi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Pengabdian para prajurit tersebut menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Red)

Tinggalkan Komentarmu