KUALA PEMBUANG, KaltengHits.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama masyarakat menyampaikan belasungkawa atas insiden jatuhnya helikopter MI-17 TNI AD yang sedang menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi water bombing di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Seruyan.
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menghadiri prosesi pelepasan dua jenazah kru helikopter MI-17 TNI AD di Bandara Kapten Mulyono, Kuala Pembuang, Kamis (5/11/2026).
Dalam penanganan insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan turut mengerahkan kapal milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta peralatan pendukung untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban.
Pemerintah daerah juga berkoordinasi melalui para camat dan kepala desa guna menggerakkan masyarakat setempat agar ikut membantu pencarian di kawasan pesisir pantai sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.
Hingga Kamis (5/11/2026), satu kru helikopter MI-17 yang menjadi korban masih belum ditemukan. Pencarian dilakukan sejak insiden terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, lima kru lainnya yang berhasil selamat masih menjalani perawatan medis di RSUD Kuala Pembuang.
Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas TNI, termasuk dalam penanganan karhutla maupun upaya evakuasi akibat insiden tersebut.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan, kami menyampaikan turut berduka cita kepada para kru yang meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang tidak kita inginkan ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung proses penanganan insiden, termasuk membantu upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan. (AMT)

Tinggalkan Komentarmu