Muara Teweh, KaltengHits.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara mencatat realisasi anggaran sebesar Rp320,44 miliar atau 51,27 persen dari total pagu Rp625,049 miliar hingga 31 Agustus 2026. Sementara progres fisik kegiatan mencapai 53,69 persen.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026).
Dari sejumlah bidang, Sekretariat mencatat realisasi tertinggi sebesar Rp161,07 miliar atau 64,93 persen dari pagu Rp248,06 miliar. Bidang Sarpras terealisasi Rp66,95 miliar atau 35,81 persen dari pagu Rp186,96 miliar.
Sementara Bidang Dikdas merealisasikan Rp36,90 miliar atau 53,15 persen dari pagu Rp69,42 miliar. Bidang PAUD dan PNF mencapai Rp5,53 miliar atau 47,14 persen dari pagu Rp11,73 miliar, sedangkan Bidang PK sebesar Rp49,98 miliar atau 45,92 persen dari pagu Rp108,86 miliar.
Selain realisasi anggaran, Dinas Pendidikan terus menjalankan program SI PINTAR. Melalui SI PINTAR Optimal, sebanyak 28.067 peserta didik menerima bantuan, terdiri dari 4.325 peserta didik PAUD, 13.783 siswa SD/MI, 9.440 siswa SMP/MTs dan 519 peserta didik pendidikan nonformal atau kesetaraan.
Program lainnya yakni SI PINTAR Juara bagi peserta didik berprestasi dan SI PINTAR Peduli bagi siswa yang memenuhi kriteria berdasarkan kondisi ekonomi. Untuk SI PINTAR Peduli 2026, pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,95 miliar bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta.
Iman Topik mengatakan berbagai program tersebut turut mendukung Program 11.12 Gaspol, termasuk program pendidikan gratis selama 16 tahun melalui beasiswa bagi masyarakat yang melanjutkan pendidikan ke jenjang diploma dan sarjana.
Di sisi sarana pendidikan, pembangunan dan rehabilitasi juga terus dilakukan, antara lain pembangunan pagar dan halaman TK Ariu Bulau Desa Hajak, ruang kursus SPNF/SKB, ruang guru KB Maka Asi, ruang UKS SDN 2 Jingah, rumah ibadah serta ruang inklusif.
Dinas Pendidikan Barito Utara akan terus mengawal pelaksanaan seluruh program agar berjalan sesuai target dan mendukung peningkatan kualitas serta pemerataan layanan pendidikan di daerah.(red)

Tinggalkan Komentarmu