KUALA PEMBUANG, Kaltenghits.com – Untuk menunjang produktivitas dan mendukung pengembangan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa mesin pompa air kepada kelompok tani di Kecamatan Seruyan Hilir.
Sebanyak 34 unit mesin pompa air diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., kepada kelompok tani penerima bantuan.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Jalan Mahang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kamis (10/9/2026).
Wakil Bupati Seruyan H. Supian hadir bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, S.P., M.M., Kepala Bidang Pertanian, para penyuluh pertanian serta jajaran terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Supian mengatakan, bantuan mesin pompa air merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.
“Puluhan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa mesin pompa air ini kita serahkan kepada masing-masing kelompok tani. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas, khususnya di sektor pertanian,” ujar Supian.
Menurutnya, keberadaan mesin pompa air diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola lahan pertanian sehingga proses pengolahan lahan menjadi lebih mudah dan produktif.
Dengan demikian, hasil pertanian diharapkan semakin meningkat dan pada akhirnya mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.
“Bantuan mesin pompa air ini diharapkan dapat mempermudah para petani dalam mengolah lahan pertanian mereka, sehingga hasil yang diperoleh semakin baik dan kesejahteraan para petani dapat terus meningkat ke depannya,” katanya.
Supian juga berpesan kepada kelompok tani penerima bantuan agar menjaga dan merawat mesin pompa air tersebut dengan baik.
Ia menekankan, pemeliharaan yang dilakukan secara rutin penting untuk memastikan mesin tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara optimal ketika dibutuhkan petani.
“Saya berharap bantuan 34 unit mesin pompa air ini dapat dijaga, digunakan dan dirawat sebaik mungkin oleh masing-masing kelompok tani. Jangan sampai ketika akan digunakan untuk membantu pengelolaan lahan sawah justru mengalami kerusakan,” harapnya.
Menurut Supian, mesin yang dirawat dengan baik akan memiliki masa pakai lebih panjang dan dapat menunjang aktivitas pertanian secara berkelanjutan.
“Kalau mesin pompa air dirawat dengan baik, tentu akan lebih optimal saat dioperasikan dan tidak mengalami kendala ketika dibutuhkan. Dengan begitu, kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terpenuhi,” pungkasnya. (AMT)





Tinggalkan Komentarmu