MUARA TEWEH, kaltenghits.com – Menjelang akhir tahun anggaran, realisasi belanja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Barito Utara tercatat baru mencapai rata-rata 60 persen. Hal itu diungkapkan Bupati Barito Utara, Shalahuddin, saat kunjungan kerja di Kecamatan Gunung Purei, Senin (1/12).
“Ini sangat rendah. Seharusnya di penghujung tahun serapan anggaran sudah mendekati 90 persen,” ujarnya.
Shalahuddin menyebut telah mengantongi data lengkap realisasi tiap SKPD, bahkan ada yang baru mencapai 48 persen. Ia menugaskan Asisten II untuk melakukan evaluasi dan mendorong percepatan penyerapan anggaran.
Bupati menjelaskan bahwa dirinya dan Wakil Bupati Felix Sonadie baru sekitar 50 hari menjabat. Karena itu, program yang berjalan saat ini masih menggunakan anggaran peninggalan penjabat bupati sebelumnya.
“Anggaran 2026 sudah disahkan DPRD. Pelaksanaan program prioritas baru bisa dimulai pada Januari 2026. Masyarakat diminta bersabar, hasilnya akan terlihat dalam enam bulan ke depan,” katanya.
Dalam kunjungan ke Gunung Purei, Shalahuddin dan rombongan mengikuti prosesi adat pemotongan pantan sebelum memasuki kantor kecamatan. Mereka juga meninjau kondisi jalan melalui jalur Desa Sempirang serta melihat langsung pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke UPT Puskesmas Lampeong dan SMPN 1 Gunung Purei untuk memantau fasilitas layanan publik di wilayah tersebut.(red)