Satu Pasien Covid-19 di Sampit Dirujuk ke Surabaya

pasien covid-19 di sampit dirujuk ke surabaya
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat merujuk seorang pasien COVID-19 ke Surabaya melalui Bandara Haji Asan Sampit, Sabtu (5/2/2022). (Ist)

SAMPIT, kaltenghits.com – Satu orang pasien Covid-19 di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Surabaya Jawa Timur. Pasien sebelumnya di RSUD dr Murjani Sampit.

“Pasien dirujuk atas permintaan pihak keluarga. Pasien memiliki komorbid (penyakit penyerta) sehingga perlu mendapat penanganan lebih intensif,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Umar Kaderi dilansir Antara Kalteng, Sampit, Sabtu (5/2/2022).

Dijelaskan Umar, pasien yang dirujuk tersebut adalah pria lanjut usia yang telah berusia 74 tahun. Pasien itu dirawat di RSUD dr Murjani Sampit sejak Kamis (3/2) lalu, sebab kondisinya membutuhkan penanganan karena komorbid atau penyakit penyerta yang juga dideritanya.

Menurut Umar, dirujuknya pasien tersebut ke salah satu rumah sakit di Surabaya, juga atas permintaan pihak keluarga agar bisa ditangani lebih intensif. Atas pertimbangan tersebut dan memperhatikan kondisi pasien, pihak rumah sakit setuju pasien tersebut dirujuk.

Pasien diterbangkan dari Bandara Haji Asan Sampit sekitar pukul 10.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh petugas. “Mudah-mudahan kondisi pasien tersebut semakin membaik dan segera sembuh, begitu juga pasien lainnya,” timpal Umar.

Meningkatnya penularan COVID-19 di Kotawaringin Timur harus menjadi perhatian serius semua pihak. Protokol kesehatan wajib dijalankan untuk mencegah penularan virus mematikan tersebut.

Sementara itu Kepala Bagian Pelayanan Umum RSUD dr Murjani Sampit, drg Ari Wijayanto mengatakan saat ini pihaknya merawat dua orang penderita COVID-19. Kedua pasien tersebut dirawat di ruang isolasi berbeda.

“Seorang pasien laki-laki dirawat di ruang isolasi Seroja, sedangkan satu orang lainnya adalah perempuan yang dirawat di isolasi persalinan,” kata Ari.

Hasil pemeriksaan tes PCR (polymerase chain reaction) oleh RSUD dr Murjani menemukan ada 10 warga yang terinfeksi COVID-19. Delapan orang menjalani isolasi mandiri sedangkan dua orang lainnya harus harus dirawat di RSUD dr Murjani Sampit.

Meningkatnya kasus COVID-19 di daerah ini membuat pihak rumah sakit meningkatkan kewaspadaan. Ruang isolasi juga disiapkan jika ada penderita COVID-19 yang harus mendapatkan perawatan.

Total ada 99 tempat tidur yang disiapkan untuk penanganan COVID-19 di Kotawaringin Timur. Jumlah tersebut terdiri dari 78 tempat tidur di Klinik Islamic Center (KIC) dan 21 tempat tidur di RSUD dr Murjani. Kapasitas isolasi di RSUD dr Murjani terdiri 12 tempat tidur di ruang Seroja, lima tempat tidur di VK Seruni dan empat tempat tidur di ruang Perinatologi.