Kotawaringin Timur

Puing Diduga Sampah Antariksa Kembali Ditemukan di Perkebunan Sawit Kotim

Bagikan
Sampah Antariksa
Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kembali dihebohkan dengan penemuan benda asing yang diduga merupakan puing sampah antariksa di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Selasa (20/10/2026). Foto : Cyb
Bagikan

SAMPIT, KaltengHits.com – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kembali dihebohkan dengan penemuan benda asing yang diduga merupakan puing sampah antariksa di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Selasa (20/10/2026).

Benda tersebut ditemukan di Blok H27, Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 10 hingga 13 kilometer dari titik penemuan puing sehari sebelumnya di kawasan perusahaan yang sama.

Puing itu ditemukan pekerja kebun sekitar pukul 08.40 WIB ketika hendak memulai aktivitas. Berdasarkan informasi yang beredar melalui siaran langsung akun TikTok Colocasia, benda yang ditemukan kali ini berukuran lebih besar dibandingkan puing yang ditemukan pada Senin (19/10/2026).

Benda tersebut digambarkan berbentuk bulat menyerupai kubah dengan diameter diperkirakan mencapai tiga hingga empat meter.

“Ditemukan oleh pekerja saat hendak bekerja. Bentuknya bulat dengan diameter kisaran tiga sampai empat meter,” ujar pemilik akun tersebut dalam siaran langsungnya.

Warga dilaporkan tidak berani menyentuh benda itu karena khawatir masih mengandung zat berbahaya. Garis polisi juga telah dipasang untuk membatasi akses ke sekitar lokasi penemuan.

Penemuan terbaru ini terjadi sehari setelah sebuah benda logam yang diduga merupakan bagian dari roket pembawa satelit China, Zhuque 2E, ditemukan di kawasan perkebunan PT Agro Bukit, Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 26, Kotim, Senin (19/10/2026).

Person in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara H. Asan Sampit, Zachrudien, sebelumnya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), puing pertama diidentifikasi sebagai bagian dari roket Zhuque 2E yang jatuh pada Minggu (18/10/2026).

BRIN juga menyampaikan bahwa serpihan tersebut tidak mengandung bahan beracun.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi apakah benda yang ditemukan pada Selasa tersebut berasal dari roket yang sama. Identitas dan asal-usulnya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tidak mendekati, menyentuh, atau memindahkan benda tersebut sampai ada keterangan resmi dari petugas terkait. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan warga sekaligus membantu proses pemeriksaan. (Red)

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Berita Terkait

Gubernur Pastikan Percepatan Pembangunan Kembali SMA Negeri 1 Cempaga Pascakebakaran

SAMPIT, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran memastikan pembangunan kembali...

Kasus Dana Hibah KPU Kotim Rp40 Miliar, Kini Tujuh Orang Jadi Tersangka

Kejati Kalteng Tetapkan Dua Tersangka Baru PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Perkara dugaan...

Gubernur Kalteng Ingatkan Warga Tidak Sembarangan Membakar Lahan

SAMPIT, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan masyarakat agar tidak...

Diduga Gagal Menyalip, Truk Terguling dan Tewaskan Ibu Beserta Anak di Kotim

SAMPIT, Kaltenghits.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi...