Nasional

Profil Roy Suryo, Eks Menpora Ditahan atas Kasus Meme Stupa Jokowi

Share
Share

Jakarta, KaltengHits.com —  Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ditahan Polda Metro Jaya terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi).Kasus ini bermula ketika Roy mengunggah foto stupa dengan wajah mirip Jokowi di akun Twitter miliknya. Banyak pihak menuding perbuatan Roy sebagai penistaan terhadap agama Buddha.

Nama Roy Suryo kerap kali berseliweran di berbagai pemberitaan media. Belakangan dikenal sebagai pakar informatika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut profil dan jejak karier Roy Suryo

Dilansir dari berbagai sumber, Roy Suryo lahir di Yogyakarta pada 18 Juli 1968 dengan nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo.

Ia merupakan lulusan S1 jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1991. Kemudian, lulus dari Magister Perilaku dan Promosi Pascasarjana UGM pada 2005.

Roy pernah menjadi dosen fotografi di UGM pada 1998-2008. Selain di UGM, ia juga pernah menjadi dosen Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta pada medio 1998-2004.

Setelah menjadi dosen, Roy tercatat pernah menjabat sebagai salah satu konsultan teknis di situs resmi Presiden SBY pada 2006. Ia pun tercatat sebagai ketua departemen komunikasi dan informasi di Partai Demokrat serta sebagai penanggung jawab redaksi di situs resmi partai tersebut.

Ia juga pernah menjadi konsultan teknologi Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2007.

Di bidang politik, Roy merupakan mantan politisi Partai Demokrat dan pernah menduduki kursi anggota DPR pada 2009-2013. Pada era pemerintahan SBY, ia ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Namun, jabatan ini hanya ia emban tidak sampai dua tahun, yakni Januari 2013 hingga Oktober 2014.

Roy pun kembali menjadi wakil rakyat sebagai anggota DPR RI Komisi I yang membidangi intelijen, luar negeri dan pertahanan pada 2014 hingga 2019.

Setelah sempat menduduki jabatan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy mundur dari partai itu pada 2020. Ia mundur dengan alasan ingin berkonsentrasi dengan urusan di luar politik sebagai praktisi multimedia/telematika atau pengamat kesehatan publik. (red)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pertemukan Seluruh Unsur Pemerintahan, Presiden Prabowo Apresiasi Rakornas Pusat–Daerah 2026

SENTUL, Kaltenghits.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan sekaligus membuka Rapat...

Prabowo Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Peresmian Sekolah Rakyat

BANJARBARU, KaltengHits.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 166 Sekolah...

Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang di Balangan, Kalsel

BALANGAN, Kaltenghits.com – Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan...

Tantangan AI dan Seruan Kembali ke Lapangan Warnai Konferwil II AMSI Kalteng

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Dampak kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap...