Barito SelatanHukum dan Peristiwa

Polres Barsel Bekuk Pengedar Upal di Buntok

Bagikan
AR Pelaku pengedar uang palsu ketika digelandang di Mapolres Barsel, Kamis (11/5/2023). Foto: Rul
Bagikan

BUNTOK, kaltenghits.com — Bergerak cepat, Jajaran Kepolisian Polres Barito Selatan (Barsel) berhasil meringkus terduga pengedar uang palsu (Upal) berinisial AR, yang beberapa minggu belakangan telah meresahkan sejumlah pedagang di Kota Buntok dan sekitarnya.

Tim Reskrim Polres Barito Selatan yang bekerjasama dengan Polsek Dusun Selatan, berhasil mengamankan pelaku pengedar uang palsu, berinisal AS yang merupakan warga Jalan Kaladan Kota Buntok. Penangkapan terduga pelaku ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat, terutama para pedagang di Pasar Beringin Buntok yang dalam  beberapa pekan ini menjadi korban peredaran Upal.

“Sebelumnya saksi, sekaligus korban upal ini kita minta keterangan. Setelah dilakukan pengembangan kami berhasil menangkap tersangka berinisial AS di rumahnya di Jalan Kaladan, Buntok,” ungkap Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman, saat press rilis di Mako Polres Barsel di Jalan Sukarno-Hatta, Kamis (11/5/2023).

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Barsel bersama terduga pelaku, yang kini sudah ditetapkan tersangka, Uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu dengan jumlah total Rp3,2 juta beserta satu unit kendaraan roda dua yang dipakai AS untuk menjalankan aksinya.

Terkait aksinya tersebut, AS mengaku barang tersebut diperolehnya dengan cara membeli dari seseorang, yang diduga kuat merupakan bagian dari sindikat pengedar Upal yang saat ini masih dalam pengembangan aparat.

“Menurut pengakuan AS kalau dia dapat dari rekannya yang diduga pembuat uang palsu tersebut dan saat ini masih dalam pengembangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim Reskrim di kediaman tersangka AS tidak ditemukan adanya alat cetak Upal,” ucap Kapolres Barsel.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AS disangkakan dengan pasal 245 KUHpidana terkait menyimpan dan mengedarkan uang palsu, dan pasal 34 Ayat  2 UU RI No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (rul)

 

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Berita Terkait

Hadapi Kemarau Panjang dan Karhutla, Polres Barsel Gelar Sholat Istisqa dan Doa Lintas Agama

BUNTOK, Kaltenghits.com – Menghadapi kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Bantu Warga Terdampak Kemarau, Polres Barsel Salurkan 150 Ribu Liter Air Bersih

BUNTOK, Kaltenghits.com – Polres Barito Selatan (Barsel) telah mendistribusikan sekitar 150 ribu...

Cegah Kecelakaan akibat Asap Karhutla, Satlantas Bubarkan Balapan Liar di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Satlantas Polresta Palangka Raya meningkatkan patroli untuk mengantisipasi...

Kasus Pembunuhan Terungkap Setelah Dua Tahun, Polresta Palangka Raya Ungkap Kronologi

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pihak Polresta Palangka Raya, Jajaran Polda Kalimantan Tengah,...