MUARA TEWEH,kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat menangani kerusakan ruas jalan dari Simpang Km 34 menuju Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, yang menjadi salah satu jalur strategis masyarakat dan jalur operasional perusahaan tambang di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengatakan bahwa jajaran PUPR telah melakukan tinjauan langsung ke lapangan, khususnya pada titik yang paling terdampak di STA 06+800.
“Tinjauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, untuk mempercepat perbaikan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya di Muara Teweh, Kamis.
Topik menjelaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan sejumlah perusahaan batu bara yang beroperasi di wilayah tersebut.
Adapun perusahaan yang ikut mendukung perbaikan yaitu, PT Barito Bangun Nusantara (BBN), PT Nipindo Primatama (NIP), PT Batu Bara Dua Ribu Abadi (BDA).
“Kolaborasi ini penting karena jalur ini tidak hanya digunakan warga, tetapi juga merupakan akses utama kendaraan perusahaan. Semuanya harus ikut berkontribusi menjaga kualitas infrastruktur,” ucapnya.
Pada titik rawan kerusakan, penanganan akan menggunakan pemasangan turap bronjong untuk memperkuat badan jalan dan mencegah longsoran. Desainnya diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 meter, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Iman Topik menegaskan bahwa koordinasi teknis antara Dinas PUPR dan pihak perusahaan akan dilakukan secara intens seiring pelaksanaan pekerjaan agar perbaikan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan bahwa peningkatan kondisi infrastruktur, terutama jalan penghubung antardesa, merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Dinas PUPR serta sinergi dengan perusahaan pengguna jalan. Infrastruktur adalah urat nadi aktivitas masyarakat, sehingga penanganannya harus benar-benar maksimal,” tegasnya.
Bupati juga menginstruksikan agar seluruh proses pekerjaan mengutamakan aspek keamanan pengguna jalan. Ia meminta pemasangan rambu peringatan dilakukan dengan jelas sebelum pekerjaan dimulai.
“Jangan sampai upaya perbaikan malah menimbulkan risiko baru. Keselamatan harus menjadi perhatian utama, dan hasil pekerjaan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Shalahuddin.
Pemkab Barito Utara berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga mobilitas masyarakat, angkutan logistik, serta operasional perusahaan dapat kembali berjalan lancar.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, Pemkab Barito Utara menargetkan peningkatan kualitas jalan di jalur vital ini dapat meningkatkan kelancaran transportasi sekaligus mendukung roda ekonomi kawasan.(red)
Leave a comment