KUALA PEMBUANG, KaltengHits.com – Langkah cepat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Seruyan dalam merespons kondisi kabut asap akibat kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Seruyan. Penyesuaian kegiatan belajar mengajar (KBM) dinilai penting untuk melindungi kesehatan peserta didik.
Ketua Komisi C DPRD Seruyan, Rubianto, mengatakan pihaknya mengapresiasi kebijakan Disdik setelah menerima laporan dari sejumlah sekolah terkait kondisi kabut asap di wilayah Kabupaten Seruyan.
“Saat ini Disdik Seruyan meminta sekolah melakukan sejumlah penyesuaian, seperti penggunaan masker, pembatasan kegiatan luar ruangan, menjaga kebersihan ruang kelas, serta memantau kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik. Durasi jam pelajaran di sekolah terdampak juga dapat dikurangi dari 45 menit menjadi 30 menit,” kata Rubianto, baru-baru ini.
Ia menyampaikan, kabut asap saat ini dirasakan di sejumlah wilayah Seruyan, khususnya beberapa wilayah di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Rubianto menilai respons Disdik tergolong cepat setelah sebelumnya Komisi C menerima masukan agar kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Kesehatan harus menjadi pertimbangan utama di tengah menurunnya kualitas udara. Kebijakan Disdik ini cukup baik dan kita apresiasi, karena ini berkaitan dengan kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga berharap koordinasi antara Dinas Pendidikan, koordinator wilayah (korwil), kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat, terutama di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.
“Harapan kami, kondisi kabut asap ini segera berakhir. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla, sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal,” tutupnya. (Red)




Tinggalkan Komentarmu