Sugianto Serahkan DIPA dan TKDD 2022 Untuk Pemda Se Kalteng

penyerahan dipa dan tkdd se kalteng
Sejumlah kepala daerah se Kalteng menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022 kepada Bupati/Wali Kota, Satuan Kerja Kementerian/Lembaga (Satker K/L), dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi di Palangka Raya, Rabu (1/12/2021).

Alokasi TKDD tahun 2022 untuk Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah berjumlah sebesar Rp 15,987 triliun lebih. Terdiri dari DBH Rp 1,940 triliun, DAU Rp 9,246 triliun, DAK Fisik Rp 1,590 triliun, DAK Non Fisik Rp 1,944 triliun, Dana Insentif Daerah Rp 60,911 miliar, dan Dana Desa Rp 1,204 triliun.

Kemudian, alokasi dana APBN melalui DIPA Kementerian/Lembaga sebesar Rp 6,93 triliun lebih.

Penyerahan DIPA dan TKDD ini merupakan tindak lanjut cepat atas telah diserahkannya DIPA dan Daftar Alokasi TKDD 2022 Provinsi Kalimantan Tengah oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Sugianto Sabran, pada Senin (29/11/2021) secara virtual.

DIPA dan Daftar Alokasi TKDD tahun 2022 tersebut diterima secara simbolis dari tempat duduk masing-masing oleh sejumlah bupati/wali kota dan 19 perwakilan Satuan Kerja Kementerian/Lembaga dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta kepada Bupati/Wali Kota agar segera mendistribusikan DIPA kepada semua pengguna anggaran, sehingga pengelolaan belanja anggaran tahun 2022 bisa segera direalisasikan dengan cepat, tepat, responsif, dan efektif.

“Kepada bupati/walikota, saya minta seluruh dokumen DIPA ini agar segera diserahkan kepada Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran di masing-masing kabupaten/kota,” kata gubernur.

Sugianto Sabran berharap agar proses pembangunan bisa lebih cepat dilaksanakan. Karena itu, dia meminta agar proses lelang bisa secepatnya dimulai. “Saya harap agar kickoff dapat dilaksanakan pada minggu pertama Januari 2022, sehingga proyek pembangunan fisik, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, juga dapat segera berjalan pada awal tahun, untuk mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi COVID-19,” tegas dia.

Hal itu lanjut Sugianto Sabran, supaya triwulan pertama, perekonomian Kalteng segera membaik, karena sudah ada belanja dari pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten kota se Kalteng.