Palangka Raya

Polresta Palangka Raya Larang Membakar Petasan Saat Pergantian Tahun

Bagikan
Bagikan
Palangka Raya, KaltengHits.com — Kepolisian Resor Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah melarang masyarakat di daerah itu membakar petasan pada malam pergantian tahun 2022-2023.”Apabila petasan daya ledak tinggi dilarang untuk dinyalakan saat pesta malam pergantian tahun. Yang boleh itu kembang api, sedangkan petasan berdaya ledak tinggi itu tidak boleh dinyalakan,” kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa, Rabu (28/12/2022).

Budi menjelaskan, kembang api yang boleh dinyalakan tersebut adalah kembang api yang kriterianya sudah ditentukan. Apabila di luar ketentuan aturan, maka tidak boleh dinyalakan.

Apabila masyarakat tetap membakar petasan dikhawatirkan akan berakibat fatal dan dapat merugikan masyarakat luas. Maka dari itu ketika masyarakat hendak menyalakan kembang api, diharapkan  benar-benar dipandu agar hal-hal negatif tidak terjadi.

“Untuk kembang api yang boleh dinyalakan itu tidak boleh melebihi dua inchi, karena daya ledaknya cukup tinggi dan bisa mengganggu masyarakat,” ucapnya.

Perwira Polri berpangkat melati tiga itu mengungkapkan, dalam beberapa hari ini personelnya akan melakukan pengawasan dengan mengecek tempat-tempat agen atau distributor penjualan kembang api atau petasan yang berada daerah setempat.Pengawasan tersebut dilakukan, guna mengetahui apakah mereka menjual sudah sesuai aturan apa tidak. Ketika ada oknum agen yang menjual tidak sesuai aturan, tentunya akan dilakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti personel kami akan melakukan pengecekan ke sejumlah distributor dan agen terkait penjualan kembang api atau petasan. Selain itu pula personel juga akan menanyakan terkait penjualannya sudah sesuai atau tidak,” bebernya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, mendekati malam pergantian tahun, sejumlah pedagang petasan dadakan mulai menjamur di jalan-jalan strategis yang ada di ‘Kota Cantik’ julukan Palangka Raya.

Tidak sedikit masyarakat yang saat ini terlihat sudah membeli kembang api maupun petasan berdaya ledak sedang, untuk dinyalakan di komplek kediamannya masing-masing.

Namun dalam penjualan kembang api tersebut, belum diketahui apakah mereka sudah mengantongi izin atau belum dari instansi terkait.

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Kemarau hingga November, Gubernur Kalteng Minta Semua Unsur Bergerak Tangani Karhutla

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan seluruh unsur...

Status Tanggap Darurat Karhutla, Kalteng Optimalkan Operasi dan Pembasahan Gambut

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat penanganan kebakaran...

Pemprov Kalteng Kerahkan ASN Perkuat Penanganan Karhutla, Posko Induk Disiapkan

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan...

Kabut Asap Kalteng, TP PKK Bagikan 3.000 Masker Gratis untuk Warga

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)...