PURUK CAHU, Kaltenghits.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyampaikan jawaban resmi atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Murung Raya Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Ke-3 Masa Sidang II Tahun 2026 DPRD Murung Raya.
Jawaban pemerintah daerah disampaikan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Andri Raya, yang mewakili Bupati Murung Raya. Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, serta dihadiri anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaiannya, Andri Raya terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas berbagai masukan, saran, kritik, dan rekomendasi yang telah disampaikan. Seluruh pandangan tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Menanggapi pandangan Fraksi PDI Perjuangan, pemerintah menjelaskan bahwa capaian pendapatan daerah yang melampaui target merupakan hasil dari optimalisasi berbagai sumber penerimaan daerah, termasuk pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta pendapatan sah lainnya.
Namun demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum terlaksana secara maksimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya proses pengadaan barang dan jasa, penyesuaian kebijakan, kondisi geografis wilayah, hingga efisiensi anggaran.
“Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat perencanaan, penganggaran, pengendalian, dan evaluasi pembangunan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Andri.
Pemerintah juga merespons pandangan Fraksi PAN yang menekankan pentingnya manfaat pembangunan bagi masyarakat. Menurut pemerintah, pertanggungjawaban APBD tidak hanya diukur dari aspek administrasi dan keuangan, tetapi juga dari dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, terhadap masukan Fraksi NasDem, pemerintah menyatakan akan terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis, termasuk intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang sah. Pemerintah juga berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola keuangan daerah.
Menjawab pandangan Fraksi PKS, pemerintah memastikan berbagai masukan terkait pemeliharaan fasilitas publik, peningkatan layanan air bersih, bantuan pendidikan mahasiswa, serta penguatan penyuluhan keagamaan akan menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan berikutnya.
“Masukan dari Fraksi PKS akan menjadi bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di berbagai sektor,” jelasnya.
Pemerintah juga merespons usulan Fraksi PKB dengan menegaskan komitmen untuk memperkuat pengawasan terhadap tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, khususnya yang bertugas di wilayah terpencil. Selain itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba akan terus diperkuat melalui kerja sama lintas sektor.
Sedangkan terhadap pandangan Fraksi Gerindra, pemerintah menyatakan siap mendorong inovasi pelayanan publik melalui digitalisasi layanan perpajakan, penyederhanaan proses perizinan, serta peningkatan iklim investasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen terus melakukan pembenahan di berbagai sektor agar pelayanan publik semakin baik, investasi meningkat, dan pembangunan daerah berjalan lebih optimal,” tegas Andri Raya.
Menutup penyampaiannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh saran dan rekomendasi yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembangunan, pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan kunci penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Murung Raya,” pungkasnya.(red)
Tinggalkan Komentarmu