Palangka Raya

Ujang Iskandar Langsung Ditetapkan Sebagai Tersangka

Bagikan
Ujang Iskandar2
Bagikan

PALANGKA RAYA, KaltengHits.com – Tak perlu menunggu lama. Usai ditahan di Bandara Soekarno-Hatta. Ujang Iskandar Langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng Undang Mugopal melalui Kasi Penkum Dodik Mahendra membenarkan kabar penangkapan terhadap Ujang Iskandar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Bahkan mantan bupati Kobar yang sekarang ini menjabat sebagai anggota DPR RI itu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tipikor.

“Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya alat bukti dengan kerugian negara sekitar Rp754 juta,” kata Dodik, Sabtu (27/7/2024).

Dodik menjelaskan, dugaan tipikor yang menjerat Ujang Iskandar saat dirinya menjabat bupati sekaligus ex officio selaku Komisaris Perusahaan Daerah Argotama Mandiri. Dimana pennyidik ada dugaan penyimpangan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Kobar.

“Bermula kerja sama penjualan tiket pesawat terbang antara Agrotama Mandiri dengan PT Aleta Danamas,” ungkapnya.

Dalam kerja sama itu disebutkan adanya perjanjian selama satu tahun. Agrotama menyetor modal kepada PT Aleta Danamas sebesar Rp500 juta. Selain itu sekuriti deposit Rp1 miliar dalam bentuk bank garansi.

“Diketahui jika terpidana Reza Andriardi menyetorkan modal kepada terpidana Daniel Alexander Tamebaha senilai Rp500 juta pada Juni 2009.

Dodik menambahkan, Reza Andriadi dan Daniel Alexander Tamebaha membuat jaminan bank garansi Rp1 miliar berdasarkan sertifikat sebagai jaminan apabila direktur Agrotama melakukan wanprestasi. Namun tanpa adanya wanprestasi Daniel Alexander Tamebaha mengajukan pencairan dana Rp500 juta kepada Reza Andriardi selaku Direktur Agrotama.

“Kemudian Reza Andriadi kepada Ujang Iskandar menyetujui. Namun maskapai peerbangan bangkrut dan Daniel Alexander Tamebaha kembali melakukan kerja sama dengan maskapai lain.

Setelah itu dilakukan penggunaan dana bank garansi yang berada di rekening Agrotama di BPR Marunting Sejahtera sebesar Rp500 Juta disetorkan Reza Andriadi ke rekening PT Aleta Danamas. Dana itu akan digunakan Daniel Alexander Tamebaha untuk mencarter pesawat Express Air.

Singkatnya, Ujang Iskandar, Reza dan Daniel diduga bersekongkol melakukan investasi penjualan tiket Riau Airlines yang dilanjutkan dengan Exspress Air tanpa terlebih dahulu dilakukan kajian kelayakan usaha.

Sebagai informasi, Reza Andriadi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Tahun 2017 dijatuhi pidana selama 7 tahun dan Terpidana Daniel Alexander Tamebaha selaku Direktur PT Aleta Danamas telah dijatuhi pidana selama 5 tahun. (red)

 

Bagikan

Tinggalkan Komentarmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post (1)
Merah Dan Cokelat Ilustrasi Selamat Hari Raya Idul Fitri Instagram Post
Iklan Hut Ri
Iklan Hut Ri2
Berita Terkait

Kemarau hingga November, Gubernur Kalteng Minta Semua Unsur Bergerak Tangani Karhutla

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan seluruh unsur...

Status Tanggap Darurat Karhutla, Kalteng Optimalkan Operasi dan Pembasahan Gambut

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat penanganan kebakaran...

Pemprov Kalteng Kerahkan ASN Perkuat Penanganan Karhutla, Posko Induk Disiapkan

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan...

Kabut Asap Kalteng, TP PKK Bagikan 3.000 Masker Gratis untuk Warga

PALANGKA RAYA, Kaltenghits.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)...